testimoni

testimoni

Pihak JR East Merilis Hasil Investigasi Penyebab Troublenya E235 di Hari Pertamanya


Dihentikannya operasional JR E235 di hari dinas pertamanya mengejutkan banyak pihak terutama dari kalangan railfans. Baik di Jepang maupun luar negeri. Karena kereta ini mengalami tiga trouble yang cukup parah di hari pertamanya berdinas pada 30 November 2015.

JR East telah merilis hasil investigasi mengenai penyebab tiga trouble berentet yang terjadi pada E235 hingga menyebabkan ia harus "dirumahkan" untuk sementara waktu pada 1 Desember kemarin.

Trouble yang pertama di mulai hanya beberapa saat setelah kereta meninggalkan stasiun Osaki pukul 15.19 waktu Tokyo. Kereta tiba di stasiun Meguro pukul 15.22 waktu Tokyo. Kereta bablas sejauh beberapa centimeter dan mengalami mati listrik selama 30 menit.


Trouble yang kedua terjadi pada saat kereta tiba di Osaki pada pukul 18.47 waktu Tokyo. Pintu kereta dan pintu pengaman di peron tidak mau membuka hingga menyebabkan penundaan selama 15 menit. Trouble ketiga terjadi di Otsuka pada pukul 22.52 waktu Tokyo di mana kereta bablas sejauh 1,5 meter dan menyebabkan 10 penumpang terjungkal. Pesan "gangguan" muncul di monitor pengendali di meja layanan masinis.

Penumpang akhirnya diturunkan dan kereta dipulangkan ke dipo guna penyelidikan dan investigasi. Menyebabkan 70.000 penumpang terlantar.

JR East menyimpulkan bahwa penyebab dari tiga trouble yang berentet ini disebabkan oleh malfungsi pada sistem kelistrikan yang menyebabkan kereta mengalami mati listrik di Meguro dan pintu tak bisa di buka di Osaki dan sistem pengereman yang menyebabkan kereta bablas di Meguro dan Otsuka.

Bayu Tri Sulistyo
di kutip dari http://ajw.asahi.com/article/behind_news/social_affairs/AJ201512010059

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment