testimoni

testimoni

Mbah Bejo Penjaga Stasiun Kalasan Telah Berpulang ke Rahmatullah

Stasiun Kalasan
credit to: Indonesian Railway Photography
Mbah Bejo. Begitulah beliau akrab di panggil oleh warga sekitar Stasiun Kalasan. Pagi ini beliau di panggil untuk pulang kepada pangkuan Yang Maha Kuasa. Beliau ditemukan meninggal dunia di dalam bekas ruang PPKA Stasiun Kalasan. Penyebab meninggalnya beliau belum diketahui.

Mbah Bejo sebetulnya bukanlah pegawai maupun pensiunan PT Kereta Api Indonesia, melainkan beliau adalah warga setempat yang di minta secara sukarela untuk menjaga dan membersihkan Stasiun Kalasan dari tangan-tangan jahil yang merusak stasiun.

Stasiun Kalasan sendiri dinonaktifkan pada 2007 semenjak beroperasinya double track Solo-Jogja pada 2007 lalu. Pada saat itu banyak terjadi tindak vandalisme yang dilakukan oleh remaja setempat. Mbah Bejo di minta oleh PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk menjaga aset Stasiun Kalasan. Beliau terus menjaga dan merawat Stasiun Kalasan hingga akhir hayatnya.

Selamat jalan Mbah Bejo, semoga engkau tenang di sisi-Nya.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment