testimoni

testimoni

Viralnya Berita Penundaan Penutupan Kami-Shirataki Menimbulkan Permasalahan Baru


Kabar tentang penundaan penutupan Stasiun Kami-Shirataki menyebar begitu cepat ke seluruh penjuru dunia dan menjadi viral. Bagaimana tidak, berita ini begitu menghebohkan pasalnya terasa tidak masuk akal sebuah perusahaan kereta api sebesar JR Hokkaido mau merugi dengan tidak menutup satu stasiunnya yang sepi hanya demi seorang siswi SMA. Bahkan situs berita internasional seperti CCTV China juga ikut memberitakannya.


Namun ternyata viralnya berita ini menimbulkan permasalahan baru, yakni para penggemar kereta api. Banyak penggemar kereta api di Jepang yang mengetahui kabar dibatalkannya penutupan stasiun ini dari situs-situs berita dan forum pecinta kereta api di Jepang termasuk RE Digest. Para penggemar kereta api Jepang atau biasa di sebut tetsudoutaku berbondong-bondong datang ke Kami-Shirataki untuk memotret.

Bukan stasiun keretanya yang ingin mereka potret, melainkan siswi SMA yang menjadi penumpang satu-satunya di stasiun ini. Hal ini pun menimbulkan permasalahan privasi bagi siswi itu juga mengganggu siswi itu. 

Mengutip dari blog Mint Jam, sebagian dari penggemar kereta api itu meminta siswi itu untuk berpose dalam gaya yang mereka inginkan bahkan sampai ada yang menyatroni rumah keluarganya untuk bisa bertemu dengan siswi itu.

Blog Mint Jam sendiri sudah berkoordinasi dengan forum 2chan di mana para penggemar kereta api biasa berdiskusi secara online untuk menghentikan aksi yang dilakukan oleh para penggemar kereta api ini dikarenakan akan mengganggu privasi siswi itu. Seperti yang kita tahu, orang-orang Jepang sangatlah menjaga privasi mereka karena privasi bagi orang Jepang merupakan hal yang sangat berharga.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo







About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment