testimoni

testimoni

Wah, Sekarang Kura-Kura dari Jalur Yokohama Lebih Panjang!

Rangkaian KRL seri 205 dari jalur Yokohama
Seperti yang sudah sama-sama kita ketahui, KRL seri 205 yang beroperasi di Indonesia berasal dari 3 jalur berbeda yang dikelola oleh JR East, yaitu dari jalur Saikyo dengan formasi rangkaian baku 10 kereta (6 motor, 4 trailer), dari jalur Yokohama dengan formasi rangkaian baku 8 kereta (4 motor, 4 trailer), dan dari jalur Nambu dengan formasi rangkaian baku 6 kereta (4 motor, 2 trailer). Namun karena berbagai alasan, beberapa KRL seri 205 dari jalur Saikyo pernah diperpendek menjadi 8 kereta (6 motor+2 trailer atau 4 motor+4 trailer) meskipun pada akhirnya kembali lagi menjadi 10 kereta. KRL dari jalur Nambu sendiri juga pernah diperpanjang menjadi 8 kereta, atau diperpendek jadi 4 kereta dan digabungkan ke rangkaian 6 kereta sehingga menjadi rangkaian 10 kereta dengan formasi 4+6.

Namun kini, ada 2 rangkaian KRL seri 205 dari jalur Yokohama yang dijadikan 10 kereta yang terdiri dari 6 kereta motor dan 4 kereta trailer. Kedua rangkaian itu adalah 205-15F (eks Kamakura set H28, nomor lambung Kemenhub K1 1 14 271-278) dan 205-62F (eks Kamakura set H2, nomor lambung Kemenhub K1 1 14 295-302). Kedua rangkaian ini diperpanjang menjadi formasi 10 kereta dikarenakan beberapa putaran perjalanan KRL yang aslinya menggunakan rangkaian dengan formasi 8 kereta diubah menjadi putaran perjalanan untuk rangkaian dengan formasi 10 kereta, sedangkan armada dengan formasi 10 kereta sendiri masih kurang jumlahnya.

Untuk menjadikan kedua rangkaian ini berformasi 10 kereta, maka pihak dipo melepaskan masing-masing 2 kereta motor dari 2 rangkaian lain, yaitu 205-64F dan 205-66F, sehingga sekarang 205-64F formasinya menjadi 4 kereta karena 2 kereta trailernya juga dilepaskan untuk dipakai di 205-123F, dan 205-66F sekarang formasinya menjadi 6 kereta.

205-15F

205-15F sebagai KA 1135 Bogor-Jakarta, dan....seorang PKD yang sedang bertugas
Rangkaian Yokohama pertama yang menjadi 10 kereta adalah 205-15F.  Rangkaian ini memakai kereta motor 205-187 dan 204-187 dari 205-64F. Pada awalnya, kedua motor ini disisipkan di antara kereta 8 dan 7, namun dipindahkan ke antara kereta 1 dan 2, sehingga formasi rangkaian mengikuti formasi KRL seri 205 yang pernah beroperasi di jalur Keihin-Tohoku. Rangkaian ini sendiri sekarang kebanyakan beroperasi di jalur Bogor mengisi lintas layang.
Tabel 1 - Formasi pertama dari 205-15F pasca diperpanjang menjadi SF10
Tabel 2 - Formasi terkini dari 205-15F pasca diperpanjang menjadi SF10

205-62F

205-62F sebagai KA 1984 Tanah Abang-Serpong, dan lagi-lagi ada PKD...
Rangkaian Yokohama berikutnya yang menjadi 10 kereta adalah 205-62F. Rangkaian ini memakai kereta motor 205-191 dan 204-191 dari 205-66F. Berbeda dengan 205-15F, rangkaian ini memiliki 1 unit kereta trailer dengan 6 pintu per sisi di dalam formasinya. Sehingga kedua kereta motor tersebut disisipkan di antara kereta 2 dan 3. Rangkaian ini diperpanjang formasinya untuk memenuhi kebutuhan armada dengan formasi 10 kereta di jalur hijau (koridor barat), dikarenakan kurangnya rangkaian dari jalur Saikyo yang siap operasi.
Tabel 3 - Formasi dari 205-62F pasca diperpanjang menjadi SF10

Rangkaian lain?

Dari total 22 rangkaian KRL seri 205 dari jalur Yokohama, saat ini ada 18 rangkaian formasi 8 kereta dan 2 rangkaian formasi 10 kereta yang beroperasi. Sedangkan 2 rangkaian yang sudah disebutkan di atas (205-64F dan 205-66F) untuk sementara tidak dioperasikan. Ke depannya, rangkaian-rangkaian yang masih berformasi 8 kereta ini akan diacak-acak untuk dijadikan rangkaian dengan formasi 10 atau 12 kereta, atau menjadikan rangkaian lain dengan formasi 10 kereta atau 12 kereta oleh PT. Kereta Api Commuter Jabodetabek (KCJ), seperti yang diutarakan oleh Direktur Teknik PT. KCJ, yaitu Jhon Robertho, pada acara gathering komunitas di Dipo Depok pada akhir Januari yang lalu. Sehingga ke depannya mungkin tidak akan ada lagi rangkaian seri 205 dengan formasi 8 kereta. Pemanjangan formasi rangkaian ini adalah solusi dari antisipasi peningkatan penumpang juga untuk mengejar target penumpang. Mari kita tunggu bagaimana realisasinya nanti.

RE Digest | MPSCLFJRN

About Muhammad Pascal Fajrin

Just a kid from yesterday, today. An early "two-headed age" young man with big dreams, and still trying to make those dreams come true. A romantic, loving, and caring person. Likes nasi goreng so much.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. Sekarang KuRa H1 juga sf 10 dengan tambahan juga dari H6, yaitu sisa MoHa yang dari H6 : MoHa bernomor 192 (MOHa 204-192 dan MoHa 205-192)

    ReplyDelete
  2. Update:

    H1, H2, H9, H11, H28 sf10
    H8+H6 sf 12

    ReplyDelete