testimoni

testimoni

Joban Line akan Kembali Bersatu Pada Musim Semi 2020


[6/3/16]. Ada sedikit kabar gembira bagi pengguna dan pecinta jalur Joban Line. Pemerintah Jepang bersama JR East berencana akan kembali mengaktifkan jalur Joban Line secara utuh setelah terputus selama 5 tahun akibat gempa bumi, tsunami, dan bencana nuklir yang terjadi di Fukushima pada 2011 lalu.


Hal ini disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang, Shinso Abe pada kunjungannya di Joban Line pada 5 Maret lalu. Dikutip dari laman ajw.asahi.com, Abe mengatakan bahwa ia telah menginstruksikan Kementrian Transportasi Jepang untuk segera menyatukan kembali jalur Joban Line setelah dekontaminasi area terdampak radiasi nuklir selesai dilakukan.

Abe memberikan tenggat waktu kepada Kementrian Transportasi Jepang sampai musim semi tahun 2020 mendatang. Hal ini dilakukan dalam rangkan menyambut Olimpiade dan Paralympic Tokyo yang akan dilaksanakan pada musim panas 2020.

Selama 5 tahun terakhir, akibat dari gempa bumi, tsunami, dan bencana nuklir yang terjadi di Fukushima pada 2011 lalu menyebabkan jalur Joban Line terbelah menjadi dua. Yakni perjalanan dari selatan yang berakhir di Stasiun Tatsuta dan yang dari utara berakhir di Stasiun Soma. Menjebak jalur antara Stasiun Tomioka dan Stasiun Namie sejauh 21 kilometer di tengah-tengah dampak dari kerusakan infrastruktur akibat tsunami dan kontaminasi radiasi nuklir dari reaktor PLTN Fukushima yang meledak.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo



About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment