testimoni

testimoni

Kyu-Shirataki Akhirnya Ditutup Juga

sebuah banner bertuliskan "terima kasih untuk 69 tahunnya" yang ditempatkan di depan papan nama Kyu-Shirataki
Japoon
[28/3/16]. Masih ingat dengan Stasiun Kyu-Shirataki yang tiba-tiba terkenal karena tetap aktif karena seorang siswi SMA? Akhirnya stasiun itu pun ditutup juga. Stasiun Kyu-Shirataki atau media sempat menjadi trending topic di kalangan railfans dan media, baik di Jepang maupun Indonesia termasuk RE Digest dan Kaskus.

Bagaimana tidak? Stasiun ini tetap dioperasikan walaupun hanya seorang siswi SMA yang masih naik dan turun kereta di Stasiun tersebut. Bahkan jadwal pemberangkatan dan kedatangan di stasiun ini pun disesuaikan dengan jam berangkat dan pulang siswi tersebut.


Viralnya berita ini juga sempat meresahkan warga akibat tindakan para railfans yang bertindak seenak udele di Stasiun Kyu-Shirataki ini. Seperti yang diberitakan, stasiun ini ditutup bertepatan dengan lulusnya sang siswi, yakni pada Maret 2016. Hari Jumat (25/3/16), merupakan hari kelulusan siswi itu yang juga menandai berakhirnya operasional Stasiun Kyu-Shirataki.

Kru Stasiun Kyu-Shirataki, warga setempat dan beberapa railfans mengadakan pesta kecil-kecilan untuk menyambut kelulusan siswi itu juga menyambut penutupan stasiun Kyu-Shirataki. Sebuah tenda digelar di emplasemen yang berisi makanan dan minuman hangat untuk para warga, kru dan railfans yang ikut dalam pesta penyambutan ini.

Tenda kecil berisi makanan dan minuman hangat yang disediakan untuk para warga dan railfans
Japoon
Meskipun cuaca terasa dingin karena turunnya salju, namun para warga, kru stasiun, dan railfans tetap bersemangat untuk merayakan pesta ini. Ditemani susu hangat, teh, dan jajanan pasar, mereka tetap antusias untuk menyambut keberangkatan kereta terakhir yang berhenti di stasiun ini.

Di bagian dalam stasiun yang terbuat dari kayu itu terdapat banner yang apabila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia memiliki arti "Terima kasih atas jasa-jasanya selama 69 tahun terakhir!". Karangan bunga juga ditempatkan di dalam ruang tunggu sebagai tanda cinta rakyat Kyu-Shirataki kepada stasiun ini.

Banner dan karangan bunga (pojok kiri) yang ditempatkan di ruang tunggu
Japoon
Kereta terakhir pemberangkatan Ashikawa pun tiba tepat pukul 16.53. Seluruh warga mengerumuni kereta untuk memberikan penyambutan terakhir atas tibanya kereta itu di Kyu-Shirataki. Seluruh warga berkumpul di sini karena momen seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi.

Warga merasa sangat berterimakasih kepada para kru yang telah ikhlas menjaga stasiun ini tetap bersih dan terawat selama 69 tahun meskipun penumpang yang naik dan turun di stasiun ini hanya tinggal satu orang.

Para warga, railfans, dan kru yang berkumpul untuk melepas keberangkatan kereta terakhir dari Kyu-Shirataki
Japoon
Tak hanya Kyu-Shirataki yang ditutup. Stasiun Kami-Shirataki yang media selama ini kira sebagai Kyu-Shirataki karena sama-sama hanya 2 trip perjalanan yang berhenti juga Shimo-Shirataki juga ikut ditutup bersamaan dengan Kyu-Shirataki.

Nantinya bagi warga Kyu-Shirataki, Kami-Shirataki, dan Shimo-Shirataki yang ingin naik kereta setelah ditutupnya ketiga stasiun itu dapat naik kereta di Stasiun Shirataki yang merupakan stasiun terbesar diantara keempatnya.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo









About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment