testimoni

testimoni

Masinis Osaka Subway Menuntut Kebebasan untuk Menumbuhkan Jenggot


[10/3/16]. Kita sering mendengar keluh kesah pegawai kereta api yang menutut hak-hak mereka sebagai pegawai kepada perusahaan kereta api. Biasanya mereka menuntut kenaikan upah, peningkatan standar keselamatan kerja, maupun perbaikkan kesejahteraan. Namun apa jadinya apabila yang dituntut pegawai ini adalah kebebasan untuk menumbuhkan jenggot? Ya inilah yang terjadi pada dua orang masinis yang bekerja Osaka Subway.

Seperti dikutip dari laman japantoday.com, dua orang masinis Osaka Subway yang tak disebutkan namanya mengajukan gugatan hukum kepada pemerintah kota Osaka. Hal ini dilakukan karena mereka dipaksa oleh Osaka Subway untuk mencukur jenggot mereka. 

Mereka merasa hak individual mereka dirampas oleh perusahaan. Mereka juga mengatakkan menumbuhkan jenggot merupakan hak individual yang dilindungi oleh konstitusi Kekaisaran Jepang. Mereka berdua sudah menumbuhkan jenggot selama 10 tahun mereka bekerja. Kemudian pada 2012, Walikota Osaka Toru Hashimoto mengeluarkan kebijakan yang melarang seluruh masinis untuk menumbuhkan jenggot.

Alasannya? Dikhawatirkan jenggot yang mereka tumbuhkan itu dapat mengganggu kinerja dan konsentrasi mereka saat mengemudikan kereta. Juga dikahwatirkan akan menimbulkan komplain dari penumpang soal penampilan mereka. Ancaman bagi masinis yang melanggar aturan ini dapat dikenai sanksi berupa peringatan dan teguran hingga pemotongan upah dan pesangon.

Kedua masinis ini berdalih jenggot yang mereka tumbuhkan tidak mengganggu konsentrasi serta kinerja mereka selama mengemudikan kereta. Mereka juga mengatakan penumpang tidak merasa terganggu dengan penampilan mereka yang berjenggot.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo




About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment