testimoni

testimoni

Menikmati Keindahan Bernina Line di Alpen pada Musim Dingin

indahnya jalur Bernina Line di Alpen yang ditutupi salju
credit to: Marco Bottigeli via CCTVNews
[10/3/16]. Membicarakan tentang perkeretaapian di Eropa seolah tidak ada habisnya. Ya, banyak hal yang menarik untuk dibahas seputar perkeretaapian di Benua Biru itu. Dari mulai teknologinya sampai indahnya landscape yang ditawarkan oleh benua ini.

Salah satuya adalah jalur Bernina Line yang ada di Pegunungan Alpen. Pegunungan tertinggi di Eropa ini memang menawarkan sejumlah spot dan pemandangan yang seolah mengundang para pecinta kereta dan fotografer untuk hunting di Bernina Line. 

Jalur Bernina Line ini sempat menjadi jalur kereta tertinggi di dunia dengan ketinggian mencapai 7.391 kaki atau sekitar 2.253 meter di atas permukaan laut, sebelum akhirnya dikalahkan oleh jalur kereta Qinghai-Tibet di China yang melintasi Pegunungan Himalaya.

Terutama saat musim dingin tiba, keindahan jalur ini jadi semakin indah. Hal inilah yang membuat fotografet asal Italia, Marco Bottigeli dan Fransesco Vaninetii tertarik untuk mengabadikan liukan kereta api Bernina Express di jalur ini pada musim dingin.

Bernina Express saat melintasi jembatan di wilayah Switzerland
credit to: Marco Bottigeli via CCTVNews
Kereta meliuk di tikungan dan menyebrangi jembatan tinggi seolah tidak takut akan terjatuh. Landscape dari Pegunungan Alpen yang terlihat seperti lukisan tangan Sang Illahi menjadi background dari jalur ini. Mont Blanc yang menjulang tinggi di kejauhan seolah menunjukan kegagahan dan kecantikan dari dirinya.

Salju putih musim dingin yang turun dari langit, menambah keindahan dari maha karya-Nya. Rangkaian kereta Bernina Express yang berwarna merah seolah menonjolkan dirinya diantara selimut salju yang menutupi dataran dan pepohonan.

meliuk di tikungan
credit to: Marco Bottigeli via CCTVNews
Para penumpang yang naik Bernina Express sangat menikmati keindahan pemandangan Pegunungan Alpen. Walaupun pada musim dingin kereta melambat karena jalur yang tertutup salju, namun para penumpang tidak merisaukan hal itu. Bahkan beberapa diantaranya berharap kereta tertahan agar mereka bisa lebih lama menikmati pemandangan indah ini.

Jalur Bernina Line sendiri merintang dari spa resort St. Morriz di Graubunden, Switzerland sampai ke kota Tirano, Provinsi Sondrio, Italia sejauh 60,69 kilometer. Jalur ini dibangun pada 1 Juli 1908 dan mulai beroperasi pada 5 Juli 1910. Jalur ini memiliki lebar sepur 1000 mm dan sudah terelektrifikasi sejak pertama kali dibangun. 

Jalur Bernina Line ini dilayani oleh kereta api Bernina Express.Tadinya Bernina Express ini hanya beroperasi saat musim panas saja, namun pada 1913 layanan Bernina Express juga dijalankan pada musim dingin. Pada 7 Juli 2008, jalur Bernina Line ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo




About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment