testimoni

testimoni

Senja Utama Solo Anjlok di Tanah Abang, Perjalanan KRL Terganggu

Anjlok pagi ini
[10/3/16] - Rangkaian kereta api Senja Utama Solo anjlok di Stasiun Tanah Abang pada pukul 4.20 pagi. Anjlokkan terjadi pada saat kereta di langsir keluar dari sepur simpan menuju jalur 4 Stasiun Tanah Abang untuk diberangkatkan menuju Pasar Senen. Kereta bisnis 1 dan 2 mengalami anjlok sebanyak 10 as.

Evakuasi dilakukan dengan menurunkan 1 kereta NR dari Dipo Jatinegara dan KRD NR milik Dipo Bukit Duri. Akibat anjlokkan ini, lalu lintas KRL Commuter Line Bogor/Depok-Jatinegara dan Bogor/Depok/Nambo-Duri terhambat. 

Rangkaian untuk sementara waktu hanya sampai Stasiun Manggarai. Bahkan KA 1805 relasi Depok-Duri dan KA 2499 feeder Manggarai-Duri yang berada tepat di belakang Senja Utama Solo diberangkatkan hanya sampai Sudirman. Selanjutnya kereta kembali ke Manggarai menggunakan sepur salah.

Slipped
KRL Feeder Manggarai-Duri juga dibatalkan perjalanannya dampak dari anjlokan ini. Akibat pemotongan rute KRL Bogor/Depok-Jatinegara dan Bogor/Depok/Nambo-Duri serta pembatalan feeder Manggarai-Duri menyebabkan terjadinya penumpukkan penumpang transit dari Tangerang di Stasiun Duri.

Untuk mengurai kepadatan, rangkaian KA 1501 dan 1503 relasi Bogor-Jatinegara yang terjebak di Lintas Lingkar dijadikan feeder Tanah Abang-Jatinegara. Selain itu, rangkaian KA 1475 yang seharusnya melayani feeder Cakung-Manggarai diperbantukan untuk mengurai kepadatan di Lintas Lingkar. Dijalankan juga rangkaian feeder Manggarai-Sudirman untuk mengurangi kepadatan di Manggarai.

Bagi anda penumpang Bogor yang hendak menuju Sudirman tapi tidak kebagian feeder, anda bisa menggunakan Transjakarta dari Manggarai lalu turun di Dukuh Atas 2. Atau anda bisa juga menggunakan Kopaja S66 Manggarai-Kuningan yang melintas di Jl. HR. Rasuna Said dan Jl. Jenderal Sudirman. Apabila anda memiliki aplikasi Gojek atau Grab, anda juga dapat menggunakannya namun bisa saja semua driver sudah dibooking penumpang lain.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo 

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment