testimoni

testimoni

BB 200 akan Segera Masuk Museum

Lokomotif BB 200 08 yang telah usai dipreservasi
credit to: Yoga Bagus Cokro Prawiro
[19/4/16]. Ada kabar gembira bagi anda pecinta lokomotif-lokomotif diesel lawas. Tak menunggu lama lagi salah satu lokomotif diesel yang paling legendaris, BB 200 akan segera masuk Museum Lokomotif Ambarawa. Seperti dikutip dari Jalanbaja, lokomotif BB 200 yang telah selesai dipreservasi adalah lokomotif BB 200 08 milik Dipo Induk Semarang Poncol. 

Sebenarnya lokomotif ini sudah mulai dipreservasi sejak pertengahan 2015 lalu dan baru saja selesai 
pada April 2016 ini. Meskipun penampilannya terlihat begitu bersih, memiliki kabin, dan bermesin sehingga terlihat siap dioperasikan, namun sayangnya lokomotif ini tak akan berdinas di Ambarawa dan hanya dijadikan sebagai pajangan statis.

Tampilan dalam kabin masinis BB 200 08 lengkap dengan meja layanan
credit to: Yoga Cokro Prawiro
Pada 2006, lokomotif BB 200 21pernah dipreservasi atas inisiatif dari IRPS bekerjasama dengan PT Kereta Api untuk menghidupkan kembali dan mendinaskan lokomotif ini. Semasa hidup setelah preservasi, lokomotif ini pernah dipakai untuk menarik beberapa kereta (lebih tepatnya KRD) komuter dan menengah di Daop IV Semarang seperti KRD Kaligung, KRD Bojonegoro, KRD Pandanwangi, serta melayani langsiran di Dipo Kereta Semarang Poncol dan Tegal.

Namun sayangnya, lokomotif ini mati kembali pada 2010 karena kesulitan suku cadang. Dinasan terakhir yang dibawa oleh BB 200 ini sebelum mati untuk kedua kalinya adalah KRD Pandanwangi dari Solo ke Semarang Poncol. Setelah mati, lokomotif ini dibawa ke Balai Yasa Pengok dan sempat mangkrak selama beberapa tahun sebelum akhirnya dipreservasi kembali.

Pengiriman BB 200 ke Balai Yasa Pengok pada 2010
credit to: Yoga Cokro Prawiro
Sebenarnya tak hanya BB 200 08 saja yang terselamatkan. Jauh sebelum BB 200 08 dipreservasi, ada BB 200 06 tanpa mesin yang dipajang bersama sebuah kereta penumpang di Akademi Kepolisian untuk sarana pelatihan anti terorisme (oke gua gabisa bilang ini terselamatkan).

BB 200 dengan nomor model EMD G8A1A adalah lokomotif buatan tahun 1957 oleh Djawatan Kereta Api pada era peralihan dari lokomotif uap ke lokomotif diesel. Hampir sama seperti adik kembarnya BB 201, lokomotif ini tidak memiliki shorthood karena kedua sisinya adalah longhood. 

Lokomotif ini begitu legendaris di kalangan railfans. Pasalnya lokomotif ini pernah berdinas menarik kereta-kereta legendaris di Indonesia seperti Bima (dengan kereta tidur), Mutiara Utara, Pandanaran, Senja Utama, dan Purbaya. 

Alokasi lokomotif ini tersebar di 3 dipo induk di Daop dan Divre, yakni di Dipo Induk Semarang Poncol di Daop IV Semarang dan di Dipo Kertapati dan Tanjung Karang di Divre 3 Sumatera Selatan.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo





About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment