testimoni

testimoni

Bombardier Memenangkan Tender Rangkaian Kereta Bandara Soekarno-Hatta


[27/4/16]. Perdebatan mengenai rangkaian kereta apa yang akan digunakan untuk airport link Soekarno-Hatta kini terjawab sudah. Dikutip dari laman Marketwired, Bombardier bekerjasama dengan PT INKA Madiun menandatangani kontrak pengadaan 60 unit KRL untuk PT Railink. Kontrak itu juga termasuk garansi perawatan selam 2 tahun.

Kontrak pengadaan ini memiliki nilai sebesar 74 juta USD. Dalam kontrak itu Bombardier memegang setidaknya 16 juta USD. Bombardier nantinya akan menyuplai MITRAC propulsion system yang nantinya akan digunakan pada kereta baru ini. Bombardier juga akan mengadakan alih teknologi kepada INKA. Nantinya rangkaian akan dikirim dalam bentuk potongan spare part yang akan dirakit oleh INKA, sama seperti pengiriman BN Holec.

Jayaram Naidu, Kepala Bombardier Transportation wilayah Asia Tenggara dan Pasifik mengatakan bahwa dirinya merasa senang dan bangga bisa dipercaya untuk menyediakan armada kereta untuk bandara tersibuk dan terbesar di seantero Indonesia ini. Naidu juga mengatakan bahwa dirinya akan memberikan kereta yang terbaik untuk PT Railink.

Kontrak kereta bandara ini bukanlah satu-satunya kontrak yang dipegang oleh Bombardier di Indonesia. Bombardier juga memiliki kontrak untuk membuat lokomotif listrik Bombardier Interflo sebanyak 150 unit yang nantinya akan dipakai untuk mengangkut hasil tambang di Grasberg Block Cave milik PT Freeport Indonesia di Papua.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment