testimoni

testimoni

Kereta Amtrak Tabrak Backhoe, 37 Penumpang Terluka

5/4, RE Digest - Sebuah kereta penumpang milik Amtrak sedang melaju 106 mph di zona 110 mph ketika menghantam backhoe yang berada di di jalur yang sama, membunuh operator backhoe dan supervisor jalur, pejabat federal dan lokal berkata pada hari Senin waktu setempat.

Tidak ada penumpang yang tewas dalam kejadian ini, namun 37 penumpang mengalami luka-luka. Kebanyakan duduk di kereta paling depan atau kereta di belakang lokomotif. Masinis sudah menarik tuas rem darurat 5 detik sebelum tabrakan terjadi. Namun tabrakan tetap tak terhindarkan dan membuat lokomotif Siemens ACS-64 nomor 627 anjlok dan ringsek.
Sebuah jendela yang rusak terlihat di kereta penumpang Amtrak dekat Chester, Pennsylvania, dalam gambar media sosial ini dari Glenn Hills Jr diambil tanggal 3 April 2016. REUTERS/GLENN HILLS JR
Amtrak merilis pernyataan pada Senin malam mengenai kecelakaan itu.

"Semua orang di Amtrak sangat sedih dengan kematian dua karyawan Amtrak dan cedera kepada pelanggan kami sebagai akibat dari Kereta 89 menabrak sebuah peralatan perawatan jalur dan anjlok," kata pernyataan itu. "Kami bekerja dengan NTSB untuk mengidentifikasi isu-isu yang menyebabkan insiden ini dan akan membuat perubahan yang diperlukan dengan segera."

Kereta itu sedang melaju dari New York ke Savannah, Georgia, pada sekitar 8:00 hari Minggu ketika kecelakaan itu terjadi.

Anjlokan datang hampir setahun setelah Amtrak kereta melaju dari Washington, DC, ke New York City pergi dari trek di Philadelphia. Delapan orang tewas dan lebih dari 200 luka-luka. Penyebab pasti anjlokan itu masih dalam penyelidikan, namun pihak berwenang mengatakan kereta telah melaju dua kali batas kecepatan.

RE Digest | MPSCLFJRN
Disarikan dari CBS

About Muhammad Pascal Fajrin

Just a kid from yesterday, today. An early "two-headed age" young man with big dreams, and still trying to make those dreams come true. A romantic, loving, and caring person. Likes nasi goreng so much.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment