testimoni

testimoni

Selamat Jalan Tegal Arum


[4/4/16]. Setelah dengan setia melayani rute Pasar Senen-Tegal selama 46 tahun. Kereta api Tegal Arum akhirnya resmi mengakhiri tugasnya. Tugasnya diakhiri karena rencana perpanjangan rangkaian kereta api Tawang Jaya sehingga terpaksa Tegal Arum harus mengikhlaskan rangkaian keretanya untuk digunakan oleh Tawang Jaya.


Selain karena rangkaiannya digunakan untuk Tawang Jaya. Dikutip dari laman metrotvnews.com, Tegal Arum juga dihentikan operasionalnya karena okupansi kereta yang terus menurun setiap tahunnya. Apalagi semenjak dipotongnya PSO untuk kereta api jarak jauh kelas ekonomi, membuat harga tiket Tegal Arum melonjak tinggi mencapai 75 ribu Rupiah.

Harga yang tinggi itu membuat Tegal Arum kalah bersaing dengan moda transportasi lain seperti bis AKAP maupun oleh kereta lain yang harga tiketnya lebih murah seperti Brantas atau yang "sedikit" lebih mahal namun memiliki layanan lebih baik seperti Tegal Bahari. Penghentian operasional ini dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Kereta api Tegal Arum pertama kali lahir pada dekade 1970an. Pada saat itu kereta api Gunung Jati Express dengan rute Jakarta-Cirebon layanannya terpecah menjadi dua. Yang satu tetap melayani rute Jakarta-Cirebon yang saat ini dilayani oleh Cirebon Express dan satunya lagi diperpanjang sampai Tegal yang menjadi Tegal Arum.

Gunung Jati Express saat melintas Jatinegara
sumber foto
Pada saat itu, baik Tegal Arum dan Cirebon Express masih dilayani oleh KRD MCW 302 bekas Gunung Jati Express. Namun karena sulitnya suku cadang, akhirnya rangkaian MCW 302 untuk Tegal Arum digantikan dengan K3 biasa dan rangkaian MCW 302 Cirebon Express digantikan oleh K2 biasa.

Kereta ini juga pernah mengalami perubahan relasi. Tadinya sejak awal beroperasi, Tegal Arum diberangkatkan dari Stasiun Jakarta Kota. Namun karena muncul kebijakan penyeragaman pemberangkatan kereta kelas ekonomi dari Pasar Senen, akhirnya pada 2015 lalu kereta api Tegal Arum mengawali perjalanannya dari Pasar Senen

Dihapusnya layanan kereta api Tegal Arum ini sangat disayangkan oleh masyarakat. Harga tiketnya yang murah, cepat, keamanan yang terjamin, serta jadwal yang strategis membuat masyarakat menyesalkan keputusan PT KAI Daop 3 Cirebon ini. Apalagi, Tegal Arum ini seperti menjadi "ikon" bagi Kota Tegal karena kereta ini sangat digemari masyarakat yang ingin bepergian menuju Jakarta.  

Selamat jalan Tegal Arum. Terima kasih telah mewarnai perkeretaapian di bumi Pantura.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo





About Bayu Tri Sulistyo

    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. maaf tegal arum di bawah kendali daop 4 SM bukan daop 3 CN

    ReplyDelete