testimoni

testimoni

Sydney akan Menerapkan Sistem Open Payment untuk Ticketing Bis dan Keretanya


[21/4/16]. Di Indonesia saat ini sistem Electronic Ticketing atau E-Ticket sudah tidak asing bagi sebagian masyarakat, terutama bagi masyarakat Jabodetabek yang kesehariannya naik Commuter Line atau masyarakat Sumatera Utara yang biasa naik ARS ke Kuala Namu. 

Ada dua jenis tiket yang biasa digunakan yakni tiket harian maupun Multi Trip. Untuk Multi Trip sendiri bisa menggunakan kartu yang diterbitkan oleh KCJ untuk Commuter Line maupun Railink untuk ARS ataupun kartu uang elektronik yang diterbitkan oleh bank seperti E-Money Mandiri, Flazz BCA, Brizzi BRI, ataupun Tap Cash BNI. 

Namun sayangnya penggunaan uang elektronik masih dirasa kurang praktis karena harus diisi ulang dengan nominal tertentu dan di tempat-tempat tertentu saja seperti di ATM atau minimarket. Tapi ternyata ada sistem yang jauh lebih praktis ketimbang uang elektronik yakni sistem Open Payment yang menggunakan kartu debit dan kredit sebagai medianya. 

Sistem inilah yang nantinya akan diterapkan untuk kereta komuter dan bus di Sydney, Australia. Dikutip dari Railway Gazette, Menteri Transportasi dan Infrastruktur Negara Bagian New South Wales Andrew Constance mengumumkan akan menggunakan sistem Open Payment pada ticketing di Sydney pada 2017 mendatang.

Rencana ini disambut baik oleh Cubic Transport System, yakni perusahaan yang menerbitkan Opal Smart Card untuk ticketing bis dan kereta komuter di Sydney. Constance mengatakan bahwa sistem Open Payment akan menunjang dan membuat sistem Opal jauh lebih baik. 

Sydney bukanlah kota pertama di dunia yang menggunakan sistem Open Payment untuk ticketing bis dan keretanya. Kota pertama yang menerapkan sistem ini adalah Kota London di Inggris yang menerapkan sistem Open Payment ini untuk bis kota dan kereta bawah tanahnya pada 2012.

Sistem Open Payment ini sangatlah berbeda dengan uang elektronik karena sistem Open Payment dapat langsung menggunakan kartu debit maupun kartu kredit sebagai medianya. Lain halnya dengan uang elektronik yang harus menggunakan kartu terpisah. Sistem Open Payment ini tidak bergantung pada saldo kartu sehingga tidak perlu diisi ulang seperti uang elektronik.

Karena tidak bergantung pada saldo kartu maka sistem Open Payment ini akan mendebit secara langsung saldo rekening anda apabila anda menggunakan kartu debit dan akan menambah tagihan apabila anda menggunakan kartu kredit untuk setiap perjalanan. Sistem ini dirasa sangat praktis karena anda hanya perlu menggunakan kartu debit atau kredit untuk bepergian sehingga anda tidak perlu memenuhi dompet anda dengan banyak kartu.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo


About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment