testimoni

testimoni

Ujicoba Rangkaian 205-17F (K1 1 14 71 TS) Setelah Perbaikan di Dipo Depok

KLB percobaan 205-17F melintas langsung Stasiun Lenteng Agung menuju Stasiun Manggarai
Setelah tertidur pulas di Dipo Depok selama sekitar setahun terakhir, akhirnya seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya, rangkaian 205-17F (eks Kawagoe set 31, eks Tokyo set 17, nomor lambung Kemenhub K1 1 14 71-80) bangkit kembali dari tidurnya yang panjang, dan kembali bergulir di lintas Manggarai-Bogor sebagai KLB percobaan. KLB ini keluar dari Dipo Depok sekitar pukul 2 siang, dan kembali ke Dipo Depok sekitar pukul 5 sore.
KLB percobaan bersanding dengan KRL dinas di Stasiun Bogor
Meskipun semasa beroperasi di Jepang rangkaian ini terakhir kali beroperasi di jalur Saikyo, namun rangkaian ini pernah juga beroperasi di jalur Yamanote. Rangkaian ini merupakan rangkaian eks Jalur Yamanote pertama yang tiba di Indonesia, disusul oleh 205-54F dan 205-42F, yang juga merupakan rangkaian eks jalur Yamanote yang terakhir kali beroperasi di jalur Saikyo. Yang membedakan rangkaian ini dengan kedua adikna adalah keberadaan kereta trailer dengan 6 pasang pintu per sisi (SaHa 204) dengan nomor 204-22 dan 204-23, yang aslinya digunakan oleh 205-22F dan 205-23F semasa masih beroperasi di jalur Yamanote, yang kini juga beroperasi di Indonesia setelah didatangkan dari jalur Nambu.

Setelah beroperasi di Indonesia, 205-17F sempat mengalami sebuah insiden yaitu tertimpa kabel listrik aliran atas (LAA) di Stasiun Jakarta Kota, yang mengakibatkan salah satu SaHa 204-nya harus dilepas. Rangkaian ini sempat beroperasi dengan formasi 9 kereta di jalur Maja, sebuah formasi langka dengan jumlah kereta yang ganjil, sebelum akhirnya seluruh SaHa 204-nya dilepas dan rangkaian ini berjalan dengan formasi 8 kereta. Semasa berjalan dengan formasi 8 kereta, rangkaian ini lebih sering beroperasi di jalur Bekasi ketimbang jalur lainnya. Suatu saat, rangkaian ini pulang ke Dipo Depok, namun setelah itu rangkaian ini tidak pernah lagi keluar dari DIpo Depok sampai hari ini.
KLB percobaan pulang ke Dipo Depok dalam keadaan mendung
Dan akhirnya, kini dia kembali dengan formasi bawaan jalur Saikyo, yaitu 10 kereta, setelah diperbaiki oleh tangan-tangan kreatif teknisi DIpo Depok, dan setelah mendapatkan sparepart yang dibutuhkan. Pada ujicoba hari ini, 205-17F langsung merasakan cuaca hujan lebat yang mulai turun sekitar jam 4 sore di antara Lenteng Agung dan Citayam.
Formasi rangkaian 205-17F
Tentunya setelah ujicoba ini, apabila tidak ada yang perlu direvisi maka rangkaian akan bisa langsung berdinas kembali. Nantikan liputan saat rangkaian ini berdinas kembali, hanya di RE Digest!

RE Digest | MPSCLFJRN

About Muhammad Pascal Fajrin

Just a kid from yesterday, today. An early "two-headed age" young man with big dreams, and still trying to make those dreams come true. A romantic, loving, and caring person. Likes nasi goreng so much.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment