testimoni

testimoni

Kehidupan Kedua Kereta Tidur Akebono

Hotel kereta Akebono
[26/5/16]. Akebono. Kereta api reguler yang beroperasi antara Ueno sampai Aomori ini pertama kali beroperasi 15 Juli 1962 dengan status sebagai kereta express. Lalu pada 1 Juli 1970, statusnya diturunkan menjadi Limited Express. Namun sayangnya, penumpang kereta ini terus turun dampak dari beroperasinya Tohoku Shinkansen pada 23 Juni 1982.

Akibat persaingan yang membuatnya merugi, membuatnya hanya berjalan selama 52 tahun. Pada 15 Maret 2014, Akebono dihentikan operasionalnya. Namun ternyata, sang Akebono ini masih memiliki kesempatan kedua. Dan kesempatan keduanya datang dari Kosaka Railroad Park di bekas jalur Kosaka Mine Railway Kosaka, Prefektur Akita.

Seperti dilansir dari laman The Japan News, Kosaka Railroad Railpark menjadikan armada  Akebono ini sebagai train hotel atau hotel kereta api. Kereta tidur bekas Akebono ini dimodifikasi sedemikian rupa oleh JR East sehingga bisa ditempati sebagai hotel di Kosaka Railroad Rail Park.

Para pelancong dan railfans yang menginap di train hotel bekas Akebono ini dapat merasakan sensasi menaiki Akebono semasa beroperasi dulu. Beberapa ornamen yang ada di dalam kereta dipertahankan, seperti tempat tidur, selimut, bantal, bahkan pelayan hotelnya pun berseragam selayaknya kondektur di kereta Akebono.

Uniknya lagi, hotel ini akan dilangsir ke peron oleh lokomotif diesel dari dalam dipo ke peron 1 eks. Stasiun Kosaka di Kosaka Railroad Rail Park sebelum dibuka dan pengunjung bisa menginap di dalam sini. Hotel ini sudah dibuka sejak tanggal 22 April lalu. Ada dua tipe kamar yang ditawarkan oleh train hotel Akebono ini, yakni tipe A dan tipe B.

Tipe A memiliki kapasitas sejumlah 20 orang dengan tempat tidur single bed yang bisa ditiduri oleh 2 orang. Sedangkan kelas B memiliki kapasitas 28 orang dengan tempat tidur biasa yang hanya bisa ditiduri oleh 1 orang saja selayaknya perjalanan Akebono biasa. Dari tempat tidur anda bisa melihat keluar jendela sama seperti dulu kereta ini beroperasi secara reguler.

Tampilan kamar kelas B
The Japan News

Hotel ini sangat terkenal tak hanya di kalangan railfans, tapi juga di kalangan penumpang setia Akebono. Pengunjung di hotel ini sangatlah banyak. Itu terbukti dari banyaknya penginap di hotel ini. Sejak dibuka pada 22 Apri, 70% sampai 80% tempat tidur tipe A dibooking selama Golden Week. 
Pada masa uji coba selama 18 hari antara Oktober-November saja tercatat 162 railfans menginap di kamar tipe B. 

Anda juga dapat merasakan sensasi menginap di dalam Akebono ini dengan merogoh kocek 4.320 Yen atau sekitar 534 ribu Rupiah per orang per malam untuk kamar tipe A. Biaya tambahan satu orang di kamar tipe A dikenakan 1.080 Yen atau sekitar 133 ribu Rupiah.

Hotel ini dibuka setiap hari Jumat, Sabtu, Minggu, hari libur nasional, dan sehari sebelum hari libur nasional. Pengelola mengatakan mereka juga membuka pemesanan kamar pada liburan musim panas tahun ini. 


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo













About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment