testimoni

testimoni

Mengapa Kereta Khusus Wanita di Jepang Tak Berlaku 24 Jam?

plang KKW di Jepang
sent by Ahmad Furqon Zhillani via KRL Mania
Kereta khusus wanita sudah banyak diterapkan ke banyak kereta di banyak negara termasuk Indonesia. Di beberapa kereta seperti kereta komuter, subway, maupun metro, kereta khusus wanita jamak ditemui. Penerapan kereta khusus wanita ini diterapkan untuk mencegah tindak pelecehan maupun asusila yang seringkali terjadi pada kaum hawa.

Namanya juga kereta khusus wanita, sudah pasti harus steril dari para pria. Di Indonesia sendiri, penumpang yang diperkenankan masuk KKW adalah wanita dan anak-anak dengan usia kurang dari 10 tahun. Namun jika anda naik kereta khusus wanita di Jepang pada jam-jam tertentu mungkin anda akan sedikit merasa terheran-heran. Kenapa pria diperbolehkan masuk ke dalam KKW?

sent by Asep Setyaharja via KRL Mania
Salah satu keunikan dari penerapan kebijakan KKW di Jepang adalah penerapannya yang bersifat fleksibel. Yang artinya dapat berubah bergantung situasi dan kondisi. Nah KKW di Jepang sendiri memiliki keunikan yakni tak berlaku pada jam-jam tertentu.

KKW di Jepang biasanya tidak berlaku pada jam berangkat maupun pulang kerja. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan kapasitas angkut pada kereta sehingga semua penumpang bisa terangkut sampai tujuan. Apabila KKW diberlakukan pada jam sibuk seperti di Indonesia, maka akan banyak penumpang yang menumpuk karena tidak terangkut.

Namun terkadang pada jam kosong pun seringkali aturan KKW ini tidak berlaku. Seperti misalnya pada pemberangkatan kereta menjelang tengah malam hingga kereta terakhir. Bukan tanpa sebab kenapa aturan KKW ini tak berlaku pada malam hari. 

KKW di Jepang sendiri biasanya ditempatkan di ujung kereta pertama dan terakhir seperti di Indonesia. Di beberapa stasiun, penerangan di ujung peron biasanya tidak seterang di bagian tengah. Hal itu bisa menjadi tempat yang sempurna untuk tindak kriminal seperti pelecehan hingga pemerkosaan. 

Selain itu, para wanita karir di Jepang biasanya menggunakan high heels, yang itu artinya mereka tidak bisa berjalan cepat menuju gate. Pada pemberangkatan kereta terakhir, biasanya setelah kereta berangkat gerbang stasiun akan ditutup. 

Nah tidak diberlakukannya KKW pada kereta terakhir ini agar tidak ada penumpang wanita yang terkunci di dalam stasiun karena tidak bisa berjalan cepat ke gate. Perempuan yang terkunci di stasiun pada malam hari bukanlah sesuatu yang lucu untuk ditertawakan karena bisa saja itu justru malah membahayakan keselamatan mereka.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo
Disarikan dan dikembangkan dari How I Became Texan 


 





About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment