testimoni

testimoni

Proyek Double-Double Track, Lokalisasi Gunung Antang Dibongkar

Pembongkaran gubuk di Gunung Antang berjalan tertib tanpa perlawanan
Wartakota
[13/5/16]. Petugas gabungan dari Polsuska, PKD, dan Satpol PP Jakarta Timur membongkar gubuk-gubuk liar yang biasa dipakai sebagai cafe dan pusat prostitusi di tepian rel Gunung Antang, Matraman, Jakarta Timur pada Kamis (12/5) kemarin. Dilansir dari Wartakota, gubuk-gubuk yang terbuat dari bambu, seng, dan triplek ini dibongkar petugas dengan peralatan sederhana.

Camat Matraman Ahmad Salahudin mengatakan proses pembongkaran ini telah melalui proses sosialisasi kepada warga sekitar serta pemilik gubuk yang berdiri di pinggiran rel. Camat telah menginstruksikan pemilik gubuk untuk membongkar gubuknya namun tidak ditanggapi dan tidak membongkar sendiri bangunannya.

Salahudin mengatakan pembongkaran ini akan dilakukan secara bertahap. Masih ada 132 bangunan gubuk di pinggir rel lainnya yang belum dibongkar oleh petugas gabungan. Pembongkaran bangunan ini tidak mendapatkan perlawanan dari warga maupun pemilik gubuk karena sebelumnya telah dilakukan sosialisasi. Gubuk yang dibongkar tak akan mendapatkan ganti rugi karena berdiri di tanah negara.

Nantinya setelah gubuk-gubuk ini dibongkar, lahan bekas gubuk ini akan digunakan untuk pembangunan proyek double-double track (DDT) Bekasi-Manggarai. 


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. I'm interested in your article.
    I also have the same article that you can visit at http://indonesia.gunadarma.ac.id
    thank you

    ReplyDelete