testimoni

testimoni

Schienenwolf, Sang Serigala Pembajak Rel Nazi

Schienewolf saat beroperasi menghancurkan jalu rel di wilayah Uni Soviet
Rare Historical Photograph
Pada masa Perang Dunia II di Eropa, Nazi Jerman mendominasi kekuasaan di Benua Biru dengan menginvasi dan menguasai negara-negara di dataran Eropa. Beragam alat dan cara digunakan untuk mempertahankan eksistensinya di Eropa. Salah satunya dengan cara menghancurkan infrastruktur pendukung peperangan seperti jalur kereta api.

Jalur kereta api menjadi tulang punggung negara-negara Eropa+Uni Soviet untuk menyuplai perbekalan, senjata, serta alutsista untuk berperang. Untuk memutus mata rantai suplai jalur rel, Nazi Jerman menggunakan alat yang sebenarnya agak aneh namun efektif yakni alat pembajak rel.

Alat pembajak rel ini diberi nama Schienenwolf yang berarti Serigala Rel atau Schwellenpflug yang berarti penghancur bantalan. Dari namanya saja sudah jelas apa fungsi dari alat ini, yakni untuk menghancurkan bantalan rel sehingga jalur tak bisa dilewati oleh kereta api. Alat ini diproduksi oleh Krupp pada tahun 1942.

baca juga:  Melihat Tembakkan Schwerer Gustav, Meriam Kaliber 80CM Diatas Rel

Cara kerjanya hampir sama dengan pembajak sawah yang biasa digunakan oleh para petani. Sebuah gerbong datar dengan alat semacam ganco dibelakangnya ditarik dengan lokomotif. Ganco yang berada di belakang kereta ditancapkan ke atas bantalan rel. Lokomotif yang menarik gerbong datar tersebut akan menyeret ganco dan mencabut bantalan-bantalan rel tersebut dari atas tanah.

Alat ini dioperasikan oleh setidaknya 10 kru termasuk masinis lokomotif, beberapa kru jalan rel, dan tentara Nazi Jerman. Selain membawa Schienenwolf, rangkaian ini juga membawa beberapa persenjataan seperti bahan peledak, senapan anti pesawat, dan senapan mesin.

Schienenwolf saat sedang beraksi menghancurkan jalur kereta
Rare Historical Photograph
Schienenwolf digunakan pada saat Nazi Jerman menginvasi wilayah Uni Soviet. Alat ini menghancurkan jalur kereta api di Uni Soviet yang menggunakan gauge standar Uni Soviet/Russia (1520 mm). Jalur yang telah dihancurkan sebagian ada yang dikonversi oleh Nazi Jerman ke gauge standar Eropa (1435 mm) untuk mempermudah suplai kebutuhan para tentara, ada juga yang materialnya dibawa ke tempat lain untuk pembangunan jalur kereta lain di wilayah jajahannya.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo




About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment