testimoni

testimoni

Ujicoba Rangkaian 205-81F+205-82F (K1 1 14 255 TS dan K1 1 14 175 TS) Setelah Perakitan Menjadi 12 Kereta

Rangkaian 205-81F+205-82F (ujung 205-82) meliuk ketika akan berjalan langsung Bojonggede
[26/05]-Tak lama setelah perakitan ulang rangkaian 205-79F dan 205-78F menjadi 10 kereta dengan menggunakan kereta bermesin dari rangkaian 205-81F, kali ini sisa rangkaian dari 205-81F dirangkaikan dengan rangkaian 205-82F dengan formasi 12 kereta, menyusul rangkaian 205-68F+205-66F dan 205-77F+205-75F


Ujicoba rangkaian 205-81F+205-82F stamformasi 12 kereta dilakukan siang 26 Juni tadi dengan rute Depok-Bogor PP untuk mengetahui kinerja setelah perakitan ulang dan memastikan tidak ada kendala dalam operasionalnya nanti. Rangkaian ini disusun dengan komposisi 205-82F sebagai rangkaian formasi asli delapan kereta pada posisi utara (Jakarta), dan 205-81F sebagai rangkaian formasi empat kereta pada posisi selatan (Bogor), seperti pada rangkaian 205-75+205-77F

Rangkaian 205-81F bertukar kereta pengikut yang tersisa, SaHa 204-121 dan SaHa 205-141, dengan kereta bermesin dari rangkaian 205-19F, MoHa 204-55 dan MoHa 205-55 formasi sebagai berikut:
Formasi rangkaian 205-82F+205-81F
Dengan dirangkaikannya rangkaian 205-81F dan 205-82F, maka rangkaian 12 kereta (8+4) dari jalur Yokohama bertambah menjadi tiga bersama dengan sepuluh rangkaian 10 kereta dari jalur Yokohama, dengan sisa rangkaian 205-69F, 205-83F, 205-84F, dan 205-85F yang masih berformasi asli 8 kereta. Dari keempat rangkaian tersisa, kemungkinan besar mereka juga akan ikut diacak. Siapa yang harus merelakan kereta bermesinnya dan akan dijadikan 8+4 dengan siapa, hanya Tuhan dan KCJ yang tahu.


Oleh karenanya, nikmatilah rangkaian formasi asli 8 kereta seri 205 jalur Yokohama selagi masih bisa~



RE Digest | IKKO HAIDAR FAROZY/ARGO SAKURAI

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment