testimoni

testimoni

Mobil Mewah Eropa Dikirim dengan Kereta Api ke Tiongkok

Pengiriman mobil mewah Jerman yang dikirim menggunakan kereta api ke Tiongkok
Railway Gazette
[15/6/16]. Sebuah perusahaan dealer mobil mewah asal Tiongkok, China Greenland Rundong Auto Group Ltd. mengirimkan mobil mewahnya via jalur kereta api YuXinOu atau Jalur Kereta Api Antar Negara Eurasia. 

Seperti dilansir dari laman resmi Rundong Auto, ada 82 unit mobil mewah asal Jerman yang diimpor oleh perusahaan ini lewat jalur rel. Diantara 82 unit mobil itu termasuk beberapa mobil yang namanya sudah melanglang buana seperti Range Rover, Range Rover Sport, BMW X5, dan Audi Q7.

Kereta ini diberangkatkan dari Duisburg ke Chongqing pada 20 Mei 2016 lalu pukul 22.30 waktu Jerman. Kereta pengangkut mobil mewah ini sampai di Chongqing pada sore tanggal 13 Juni kemarin.

Mobil-mobil ini telah melintasi setidaknya 4 negara dalam perjalananannya menuju Tiongkok, yakni Polandia, Belarus, Russia, Kazakhstan, dan mengakhiri perjalanan di Tiongkok. Uniknya, pengangkutan mobil-mobil mewah ini tidak menggunakan kereta pengangkut mobil seperti pada umunya, melainkan mobil-mobil mewah ini dimasukan ke dalam kontainer untuk menghindari kerusakan selama perjalanan.

Satu unit Range Rover yang dimasukan ke dalam kontainer
Railway Gazette
Bukan tanpa alasan mengapa China Greenland Rundong Auto Group memilih mengirim mobil-mobilnya menggunakan kereta api. Sebelumnya perusahaan ini menggunakan kapal sebagai pengangkut mobil-mobilnya. Namun perjalanan dengan kapal sangatlah lama bisa mencapai 30 hari perjalanan. Selain itu, resiko kerusakan barang selama di perjalanan sangatlah besar.

Sedangkan apabila mereka menggunakan kereta api, mereka bisa mempersingkat waktu tempuh hingga hanya 14 hari perjalanan. Selain itu, resiko kerusakan barang selama di perjalanan bisa diminimalisir sedemikian rupa. Dan juga, pengiriman menggunakan kereta api bisa menghemat biaya perjalanan.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo



About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment