testimoni

testimoni

Selamat Jalan Jakarta Mega Trans

JMT-001, armada terakhir Jakarta Mega Trans yang beroperasi
picture by: Anas Ramadhan

[27/5/16]. Sedikit kabar sedih bagi penggemar bus Transjakarta. Salah satu operator Transjakarta yakni PT Jakarta Mega Trans resmi dibubarkan pada tanggal 1 Juni ini. Pembubaran ini terkait dengan habisnya masa kontrak PT Jakarta Mega Trans dengan PT Transjakarta selaku pemilik rute Transjakarta.

Menyedihkan memang, setelah mengabdi untuk melayani Transjakarta koridor V Kampung Melayu-Ancol dan koridor VII Kampung Melayu-Kampung Rambutan. Penghentian operasional dan pembubaran ini ditandai dengan operasional dari armada terakhir JMT yang bernomor JMT-001 pada Selasa (31/5) kemarin.

Operator Transjakarta yang satu ini memang terkenal di kalangan penggemar bus Transjakarta. Armadanya yang "agak" bobrok karena maintenance yang buruk, menjadi kenangan tersendiri bagi para penumpang setianya. Selain itu, operator bus ini juga pernah bermasalah dengan pembayaran tunjangan kerja operasional pekerja yang berakhir dengan mogok operasi yang terjadi pada 3 Juni 2015 lalu.

Mogok operasi yang dilakukan oleh pegawai JMT pada 2015 lalu
Kompas Cetak
   

PT Jakarta Mega Trans berdiri pada tahun 2005. Perusahaan ini merupakan hasil konsorsium dari beberapa operator bis di Jakarta seperti Mayasari Bakti, Steady Safe, PPD, dan Pahala Kencana, . Nantinya setelah dibubarkannya Jakarta Mega Trans, koridor V dan VII akan dioperasikan oleh PPD, Mayasari, Kopaja, dan Transjakarta.

Kematian JMT ini seolah menyusul kematian perusahaan operator hasil konsorsium lainnya seperti Jakarta Express Trans (JET) dan Trans Batavia (TB) yang sudah terlebih dahulu berhenti beroperasi.

Terima kasih JMT. Jasamu akan selalu kami kenang.


RE Digest | Bayu Tri Sulisto

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment