testimoni

testimoni

Selamat Tinggal KRL Biru-Kuning di Lintas Jabodetabek!

Rangkaian KRL Tokyu 8618F yang telah menjadi merah-kuning meninggalkan Lenteng Agung, 14 Juni 2016
[14/06/2016] Kabar mengejutkan kali ini datang dari lintas Jabodetabek. Setelah beberapa lama bertahan dengan skema biru-kuning seakan menolak kenyataan seperti salah seorang penggemarnya bahwa KRL eks Divisi Jabotabek harus menjadi merah-kuning, pada akhirnya rangkaian KRL Tokyu 8618F harus menerima kenyataan untuk ikut menjadi merah -kuning yang merupakan livery perusahaan PT KCJ seperti semua rekan-rekannya yang masih aktif di lintas Jabodetabek.


Berdasarkan pengamatan tim REDaksi, KRL ini pertama kali terlihat menggunakan warna merah-kuning khas KCJ pada siang ini sebagai rangkaian KA 1175 yang merupakan loop siang tambahan untuk koridor Bogor-Jakarta Kota setelah sejak beberapa hari sebelumnya tidak berdinas dalam rangka penggantian livery,

Karena rangkaian ini belum jatuh tempo Perawatan Akhir, hanya dilakukan penambahan stiker scotchlight. Pengecatan baru akan dilakukan ketika rangkaian menjalani Perawatan Akhir, seperti yang telah dilakukan pada rangkaian Tokyu 8604F. Oleh karenanya, corak lamanya masih terlihat samar-samar (Lihat gambar pembuka)

Rangkaian 8618F yang telah merah keluar dari Dipo Bogor siang ini, 14 Juni 2016
Rangkaian 8618F berbelok di Pondok Cina semasa masih menggunakan skema terakhirnya sebelum menjadi merah-kuning, Maret 2016
Dengan menjadi merahnya rangkaian 8618F ini, maka berakhirlah era KRL biru-kuning di lintas Jabodetabek karena semua rangkaian KRL eks Divisi yang masih aktif di lintas Jabodetabek telah menjadi merah-kuning. Menyisakan dua rangkaian KRL Toei seri 6000 yang bertugas menjadi pelangsir di dipo yang tidak berdinas aktif di lintas, dan tentu saja, rangkaian-rangkaian KRL biru-kuning yang telah ditakdirkan untuk dirucat di Dipo Depok atau teronggok di Balai Yasa Manggarai...


RAILWAY ENTHUSIAST DIGEST|ARGO SAKURAI/IKKO HAIDAR FAROZY

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.
    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment