testimoni

testimoni

Guna Peremajaan Armada, PT KAI Lakukan Pembelian Kereta Baru

Salah satu unit kereta penumpang terbaru pesanan PT KAI, K3 2016
19/07/2016 - Dalam rangka regenerasi armada serta meningkatkan kapasitas angkut, PT KAI membeli 1000 unit kereta penumpang baru hingga tahun 2019.

Sebagaimana dikutip dari Detik.com, direktur utama PT KAI, Edi Sukmoro berencana untuk membeli unit-unit kereta tersebut untuk menggantikan armada yang sudah terlalu tua, serta meningkatkan kapasitas angkut penumpang kereta api. Seperti yang diketahui, beberapa dipo kereta sampai sekarang masih terpaksa menggunakan kereta buatan tahun 1950an hingga 1960an yang sebenarnya sudah harus dipensiunkan karena alasan keamanan dan kenyamanan, tetapi harus mengandalkan armada tersebut karena keterbatasan yang ada.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan dari mentri perhubungan RI Ignasius Jonan yang menegaskan unit kereta penumpang di atas 30 tahun sudah semestinya dipensiunkan karena usia teknis kereta yang layak hanya sampai 30 tahun.

Sesungguhnya program peremajaan armada ini telah dimulai dari awal 2016 dengan mulai diproduksinya K1 2016 dan pada jelang lebaran 2016 dengan diproduksinya K3 2016, yang keduanya menggunakan standar baru fabrikasi bodi kereta. Kereta baru ini memiliki harga sekitar 4-5 miliar rupiah untuk setiap unitnya.

Pembelian 1000 unit kereta ini seperti pengadaan unit kereta penumpang baru sejak beberapa tahun terakhir ini akan memanfaatkan industri kereta api lokal yaitu PT INKA, dengan tujuan untuk meningkatkan pemberdayaan industri dalam negri.

Disarikan dari:
Detik
Klikpositif

IKKO HAIDAR FAROZY/ARGO SAKURAI|RAILWAY ENTHUSIAST DIGEST

About Ikko Haidar Farozy

Hanya orang biasa yang juga menulis di RE-Digest.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

3 komentar:

  1. Dengan jumlah kereta sebanyak 1.722 unit saat ini, dipastikan lebih dari 55% kereta akan diganti. Wow lumayan banyak juga rupanya

    ReplyDelete
  2. Soalnya emang banyak unit kereta yang udah tua

    ReplyDelete
  3. kebanyakan buatan pas jaman agresi militer hingga jaman G30S PKI, wajar aja kalo mau diganti

    ReplyDelete