testimoni

testimoni

Jepang Optimis Menang Tender Kereta Cepat Kuala Lumpur-Singapura

Japan Times

[23/7/16]. Pertempuran tender kereta cepat kembali terjadi. Apabila sebelumnya terjadi di Indonesia, maka kali ini pertempuran tender terjadi di Semenanjung Malaya. Jepang sebagai salah satu calon kontraktor merasa sangat optimistis memenangkan tender kereta cepat Kuala Lumpur-Singapura. Dilansir dari Today Online, pihak Jepang mengirimkan delegasinya ke Malaysia dua hari setelah ditandatanganinya memorandum proyek kereta cepat Kuala Lumpur-Singapura.

Menteri Infrastruktur Darat, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Keiichi Ishii bertemu dengan para pemangku kebijakan di Malaysia, termasuk Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai pada hari Kamis (21/7) kemarin. Jumat pagi, Keiicchi bertemu dengan Menteri Transportasi Senior Josephine Teo.

Kepada wartawan Keiichi merasa optimistis Jepang akan memenangkan tender pembangunan kereta cepat lintas negara ini. Keiichi juga mengatakan bahwa dia telah memberitahu pihak Malaysia dan Singapura bahwa Jepang akan membantu kedua negara dalam mengerjakan proyek ini, terutama dalam masalah pemberian modal dan pelatihan tenaga kerja. Selain itu, dia juga mengatakan bahwa Jepang akan turut mengembangkan fasilitas di luar stasiun terminal.

Tak hanya sekedar membahas masalah proyek ini, pihak Jepang juga turut mempromosikan sejumlah keunggulan dari Shinkansen yang namanya sudah melanglang buana ke seluruh dunia, yakni kecepatan dan keamanan. Vice President JR East Fuji Yukasawa mengatakan bahwa pengoperasian kereta cepat ini akan dilakukan hanya dalam kurun waktu 7 tahun mendatang apabila dikerjakan oleh Jepang.   

Jepang memang begitu ngotot untuk mendapatkan tender dari proyek kereta cepat Kuala Lumpur-Singapura ini. Pasalnya rival utama mereka, Tiongkok, juga tertarik dengan proyek kereta cepat lintas negara ini. Jepang tidak mau kehilangan pangsa pasar ini sama seperti ketika mereka kehilangan tender kereta cepat mereka di Indonesia.

Memorandum proyek kereta cepat Kuala Lumpur-Singapura ditandatangani pada Selasa (19/7) kemarin. Ada tujuh poin kesepakatan yang disepakati oleh kedua negara. Termasuk diantaranya adalah menunjuk perusahaan untuk menangani aset perkeretaapian seperti jalur kereta dan rangkaian kereta, serta perusahaan operator tiga jalur kereta, yakni kereta cepat Kuala Lumpur-Singapura, kereta jemputan Singapura-Iskandar Puteri, dan layanan kereta domestik Malaysia.

Setelah proyek ini rampung, maka akan mempersingkat perjalanan dari Kuala Lumpur ke Singapura hanya 90 menit dari sebelumnya 4 jam apabila menggunakan kendaraan roda 4 melalui jalan raya. Rencananya proyek ini akan rampung pada 2026 mendatang.

baca juga: Kesepakatan Pembangunan Kereta Cepat Malaysia-Singapura Ditandatangani


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment