testimoni

testimoni

Kereta Api Kelas Bisnis akan Dihapuskan

Sawunggalih semasa masih menggunakan livery kereta Bisnis lama

[23/7/16]. Wacana penghapusan kereta kelas Bisnis sebenarnya telah berhembus sejak lama. Namun hingga saat ini, realisasi penghapusan kereta Bisnis masih belum sepenuhnya optimal. Pasalnya armada K1 dan K3 yang masih kurang menjadi penyebab mengapa penghapusan kereta kelas bisnis masih belum optimal. Namun sepertinya kali ini PT KAI akan benar-benar menghapuskan kereta bisnis.

Dilansir dari Republika, rencana penghapusan itu disampaikan oleh Direktur Komersial PT KAI Bambang Wijayanto. Bambang mengatakan bahwa seiring dengan bertambahnya jumlah armada K3 dan K1, pihaknya akan menghapuskan kereta kelas bisnis. Penghapusan ini akan dilakukan secara bertahap selama 4 tahun ke depan.

Bambang juga mengatakan rangkaian kereta bisnis yang sampai saat ini masih beroperasi, yakni Senja Utama Solo dengan relasi Pasar Senen-Solo Balapan, Mutiara Selatan dengan relasi Surabaya Gubeng-Bandung, dan Fajar Utama Yogyakarta dengan relasi Pasar Senen-Yogyakarta, nantinya akan diganti menjadi kereta kelas ekonomi.

Rencana penghapusan kereta bisnis ini sebenarnya sudah lama berhembus semenjak pertama kali Ignasius Jonan pertama kali menjabat sebagai Dirut KAI pada tahun 2009 lalu. Penghapusan ini dilakukan untuk menyederhanakan kelas kereta api jadi hanya ekonomi dan eksekutif saja. Kereta bisnis dihapus karena kereta bisnis memiliki pelayanan yang tak jauh berbeda dengan kereta ekonomi maupun eksekutif.

Beberapa perjalanan kereta bisnis pun digantikan oleh perjalanan kereta ekonomi. Sebagai contohnya KA Majapahit yang menggantikan perjalanan Senja Singosari (dulunya Senja Kediri) dengan relasi Pasar Senen-Malang via Semarang pada September 2012, dan KA Menoreh yang menggantikan perjalanan KA Fajar dan Senja Semarang relasi Pasar Senen-Semarang Tawang pada tahun 2012.

Armada-armada kereta bisnis pun banyak yang dimodifikasi menjadi kereta dengan kelas lebih tinggi maupun lebih rendah. Seperti kereta bisnis yang dimodifikasi menjadi kereta barang dan kereta eksekutif. Bahkan ada pula armada kereta bisnis yang dimodifikasi menjadi kereta wisata, yaitu kereta wisata Jawa, Sumatera, Imperial, dan Priority.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment