testimoni

testimoni

Pencurian Papan Nama Stasiun Marak di Hokkaido

Papan nama Stasiun Segoshi di JR Rumoi Line, Hokkaido sebelum dan setelah dicuri
Asahi

[5/7/16]. JR Hokkaido saat ini tengah dipusingkan oleh hilangnya papan nama stasiun-stasiun kecil yang berada di JR Rumoi Line belakangan ini. Seperti dilansir dari Asahi, pencurian ini marak pasca JR Hokkaido mengumumkan bahwa mereka akan menutup petak antara Mashike-Rumoi jalur JR Rumoi Line pada Desember tahun ini.

Kasus pencurian ini pertama kali terjadi di Stasiun Rumoi. Pencurian di Rumoi ini pertama kali diketahui oleh petugas penjaga stasiun. Petugas yang kebetulan sedang patroli. Dia mendapati dua papan nama yang terpasang di peron 1 hilang. Selain di Rumoi, insiden hilangnya papan nama stasiun ini juga terjadi pada stasiun lain seperti Stasiun Shaguma, Stasiun Reuke, dan Stasiun Segoshi.

Jauh sebelum hilangnya papan nama stasiun ini. Pada Oktober 2015 lalu, seorang penjaga loket di Stasiun Mashike mendapati daftar harga tiket kereta api yang ditempel di dinding stasiun menghilang secara misterius. Padahal papan daftar harga tiket itu disekrup ke dinding stasiun.

Pihak kepolisian dan JR Hokkaido mengaku kesulitan untuk mengungkap kasus pencurian ini. Pasalnya, sangat sedikit saksi mata dan tidak tersedianya CCTV yang memantau stasiun, membuat prose investigasi jadi lebih sulit. Namun pihaknya menduga, papan nama ini dijual kepada para kolektor dan penggemar kereta api secara ilegal.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo



About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment