testimoni

testimoni

Sejumlah Railfans Menyayangkan Digantinya Ignasius Jonan

Ignasius Jonan
Ciputra UCEO

[27/7/16]. Digantinya posisi Ignasius Jonan sebagai Menteri Perhubungan oleh Presiden Joko Widodo mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, kinerja Jonan yang cukup baik membuat sebagian pihak terheran-heran dengan digantinya Ignasius Jonan dengan Budi Karya Sumadi, Dirut Angkasa Pura II.

baca juga: Siapa Budi Karya Sumadi?

Sebagian pihat terkejut dengan digantinya mantan Dirut PT KAI ini, tak terkecuali para railfans atau penggemar kereta api. Mereka yang pernah merasakan reformasi di bidang perkeretaapian yang dibawa oleh Jonan secara langsung merupakan pihak yang paling terkejut. Banyak dari mereka yang menyampaikannya melalui status Facebook mereka

Pak Jonan Sosok yg banyak menginspirasi Saya. Sosok yg selalu membuat Saya bangga dan salut. Dulu,ketika beliau masih...
Dikirim oleh Muni Lestari pada 27 Juli 2016
Lho Pak de di copot. Padahal kinerja nya Bagus loh. Perubahan nya nyata loh. Tapi ya sudahlah Balik ke KAI lagi aja pak 
Dikirim oleh Muhamad Hari Yadi pada 27 Juli 2016
Goodbye pak mandor....
Dikirim oleh Kristian Pudya Kalbu Adi pada 27 Juli 2016
Bahkan tak sedikit dari mereka yang mengharapkan Ignasius Jonan untuk kembali memimpin PT Kereta Api Indonesia.
Balik ke KAI bisa kali
Dikirim oleh Ibnu Ramadhan pada 27 Juli 2016
Terkadang saya berpikir, andaikan bapak dulu tetap di KAI, pasti nggak begini jadinya.. huhuhu..
Dikirim oleh Alpinus David Argo Anggrek pada 27 Juli 2016
Ada pula yang mengucapkan terima kasih kepada Ignasius Jonan karena telah membawa banyak perubahan pada transportasi terutama perkeretaapian di Indonesia.
Terimakasih pak jonan tanpa anda kami tidak akan mendapatkan transportasi yang "manusiawi" di indonesia...
Dikirim oleh Achmad Arliansyah pada 27 Juli 2016
Terima Kasih pak :)
Dikirim oleh Abdullah Putra Gandhara pada 27 Juli 2016

Selama menjabat sebagai Dirut PT KAI memang Ignasius Jonan membawa banyak perubahan dan perombakan di sana-sini, baik dari birokrasi, ticketing, pelayanan, hingga penyelamatan aset. Misalnya saja sistem ticketing online yang diterapkan oleh Jonan guna mengurangi angka percaloan tiket kereta api. Atau mungkin penertiban pedagang asongan yang biasa berdagang di atas kereta dan di stasiun.

Lalu penggunaan AC split pada kereta api kelas ekonomi dan bisnis yang pada awalnya mendapat ledekan dari para pecinta kereta api. Dan yang paling masif adalah penghapusan operasional KRL Express dan Ekonomi di Jabodetabek dan sistem rute yang pada awalnya mendapatkan banyak tentangan dari banyak pihak.

Ketika diangkat menjadi Menteri Perhubungan oleh Presiden Joko Widodo 21 bulan yang lalu, Jonan mencanangkan sejumlah proyek perkeretaapian di Indonesia. Sebut saja MRT Jakarta, LRT, proyek jalur kereta api di luar Pulau Jawa, elektrifikasi Jogja-Solo, dan rencana re-aktifasi sejumlah jalur kereta mati seperti Banjar-Pangandaran, Rangkasbitung-Bayah, dan sejumlah jalur mati lainnya.

baca juga:
Pemkab Lebak akan Merealisasikan Re-aktifasi Rangkasbitung-Bayah
Jalur Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari akan Diaktifkan Kembali
KRL Ditargetkan Akan Gantikan Prameks 2019

Tak hanya di bidang perkeretaapian, transportasi lainnya pun juga akan atau bahkan telah merasakan reformasi transportasi yang dibawa oleh Ignasius Jonan. Sebut saja proyek perluasan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, pengoperasian kembali Bandara Pondok Cabe untuk angkutan komersil, dan rencana sterilisasi terminal serta sistem ticketing online pada bis.

Yah, apa mau dikata? Amanah yang dimandatkan oleh beliau berakhir sampai di sini. Amanah yang diberikan oleh beliau akan diserahkan kepada orang lain. Beliau telah berjuang sangat keras merubah transportasi Indonesia jadi lebih baik. Semoga di tangan yang baru ini, transportasi Indonesia bisa lebih baik dari sebelumnya.

Terima kasih pak Mandor. Jasamu dalam perkembangan transportasi di Indonesia akan selalu kami kenang.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo 

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment