testimoni

testimoni

Selamat Datang di Indonesia, Tokyo Metro Seri 6000 Jilid Kedua!

Railfans dengan KRL eks Tokyo Metro 6101F
[30/7] - Menghabiskan dua minggu mengarungi samudera, 30 unit KRL eks Tokyo Metro seri 6000 yang diangkut oleh kapal MV New Legend Ruby akhirnya tiba di tanah air dini hari kemarin (29/7). Penurunan dimulai sekitar pukul 10 pagi dengan first touchdown yaitu kereta 6101 sekitar pukul 11 pagi, atau sebelum ibadah Jumat.

Ke-30 unit kereta yang terbagi dalam 3 rangkaian berbeda ini (6101F, 6108F, 6117F) merupakan bagian pertama dari pembelian 60 unit kereta seri 6000 dari Tokyo Metro untuk tahun fiskal 2016 yang dilakukan oleh PT Kereta Api Commuter Jabodetabek (KCJ) untuk memperkuat jajaran armadanya dan mengganti unit-unit kereta yang sudah tua dan mulai dipensiunkan. Pembelian ini juga menandai pertama kalinya kereta listrik bukan baru (secondhand serenade) berteknologi Variable Voltage Variable Frequency (VVVF) didatangkan ke Indonesia dari Jepang. Teknologi VVVF sendiri memang bukan hal yang baru dalam ranah perkeretaapian Jabodetabek, karena sebelumnya sudah ada KRL-KRL baru buatan PT INKA yang menggunakan teknologi tersebut.
Seperti nenek-nenek dengan rok panjang | Rangkaian 6101F dilangsir untuk memberikan tempat penurunan untuk 6108F, sembari menunggu lokomotif
Rangkaian pertama yang selesai diturunkan, 6101F, langsung dikirimkan ke Dipo Depok pukul 7 malam kemarin. Sedangkan rangkaian kedua, 6108F, dikirimkan ke Dipo Depok pukul 6 pagi ini. Sampai berita ini diturunkan, masih ada rangkaian 6117F yang belum dikirimkan ke Dipo Depok, sehingga bagi kamu yang mungkin belum memotretnya masih memiliki waktu untuk segera bergegas menuju pinggir rel terdekat.
Proses penurunan kereta 6108 dari trailer ke rel
Di Dipo Depok, ketiga rangkaian ini nantinya akan dilakukan penyesuaian yaitu penggantian livery, pemasangan kawat ram pada jendela kabin masinis, serta pemasangan cowcatcher karena rangkaian ini secara default tidak memiliki cowcatcher. Selain itu, akan dilakukan juga uji dinamis dan statis untuk mengetahui kehandalan dan performa kereta-kereta ini.

RE Digest | Bayu Tri Sulityo

About Bayu Tri Sulistyo

    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar: