testimoni

testimoni

Diduga Depresi, Penjaga Perlintasan Menabrakkan Diri ke Kereta Api

Fauzy Hambali

[23/8/16]. Dalam hidup kita pasti selalu mengalami sebuah permasalahan, baik permasalahan ringan maupun berat. Terkadang ada orang yang cukup tabah dan tegar dalam menghadapi sebuah permasalahan. Namun ada pula yang tidak cukup kuat menghadapi permasalahan itu sehingga berakhir dengan depresi.

Tak jarang para penderita depresi melakukan hal-hal nekat untuk menuntaskan permasalahan mereka, tak terkecuali dengan bunuh diri. Meskipun bunuh diri itu dilarang oleh banyak ajaran agama, namun para pelaku masih tetap melakukannya sebagai jalan pintas untuk menyelesaikan permasalahan mereka. Seperti yang dilakukan oleh penjaga perlintasan di Cikudapateuh, Bandung, Jawa Barat ini.

Diduga mengalami depresi, seorang penjaga perlintasan di Cikudapateuh, Bandung menabrakkan dirinya ke kereta api pada Senin (22/8) kemarin. Dilansir dari Vivanews, Diki Sodikin (38) tewas setelah menabrakkan diri ke kereta api Mutiara Selatan. Salah seorang regu keamanan PJL Cikudapateuh Turdina mengatakan bahwa dirinya melihat gelagat aneh pelaku sebelum akhirnya pelaku menabrakkan diri ke Mutiara Selatan.

Turdina menuturkan bahwa pelaku terlihat seperti orang linglung sebelum kejadian. Turdina mengatakan bahwa pelaku berdinas pada saat dia seharusnya libur. Padahal sebelumnya dia mengambil shift lembur. Pada saat Diki menabrakkan diri ke kereta api Mutiara Selatan, Turdina sempat berkeinginan untuk menarik Diki. Namun dirinya tak melakukan itu karena apabila Turdina menarik Diki pada saat itu maka Turdina juga ikut tersambar Mutiara Selatan.


Pada saat kejadian, tubuh pelaku sempat terseret sejauh 10 meter dari TKP. Jenazah pelaku telah dibawa oleh pihak kepolisian ke Rumah Sakit Polri Kartika Asih guna menjalani proses identifikasi dan otopsi pada jenazah pelaku. 

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment