testimoni

testimoni

Jalur Kalisat-Panarukan akan Diaktifkan Kembali pada 2017

Tampak depan dari Stasiun Panarukan
Panoramio

[23/8/16]. Satu lagi jalur kereta api mati yang legendaris di Indonesia akan dihidupkan kembali. PT Kereta Api Indonesia akan mengaktifkan kembali jalur kereta api Kalisat-Panarukan yang berada di wilayah Daop 9 Jember. Dilansir dari RRI, PT KAI berencana akan melakukan penertiban bangunan di sepanjang jalur dalam rangka re-aktifasi jalur Kalisat-Panarukan.

Kepala Daop 9 Jember Rusi Haryono mengatakan banyak bangunan liar tak berizin yang dibangun di Right of Way atau ruang manfaat jalan di sepanjang jalur Kalisat-Panarukan. Pasalnya, selama jalur ini tidak aktif banyak sekali warga yang membangun bangunan liar tanpa seizin PT KAI dan kebanyakan melanggar batas ruang manfaat jalan sejauh 12 meter dari jalur rel. 

Rusi juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan sosialisasi penertiban bangunan yang melanggar batas ruang manfaat jalan di sepanjang jalur Kalisat-Panarukan. Sosialisasi dilakukan setelah peresmian museum kereta api di Stasiun Bondowoso pada 17 Agustus 2016 lalu. PT KAI akan bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk melakukan penertiban ini.


Setelah dilakukan penertiban, nantinya akan dilakukan revitalisasi di sepanjang Kalisat-Panarukan ini. Seperti renovasi sejumlah stasiun juga melakukan penggantian rel dan bantalan di sepanjang jalur yang telah lapuk dan rusak karena sudah lama tak dilintasi oleh kereta api. Ditargetkan re-aktifasi ini dapat rampung pada tahun 2017 mendatang.

Jalur Kalisat-Panarukan membentang sejauh 70 kilometer dari Stasiun Kalisat di Kabupaten Jember, Jawa Timur hingga Stasiun Panarukan di Situbondo, Jawa Timur. Ada 12 stasiun yang berada di jalur ini termasuk Stasiun Bondowoso yang telah diresmikan sebagai museum kereta api dan masih beroperasi untuk melayani reservasi tiket kereta api.

Jalur Kalisat-Panarukan dihentikan operasionalnya pada 2004 karena prasarana yang sudah tua. Kereta api terakhir yang melintas di jalur ini adalah 2 kereta ekonomi yang ditarik oleh lokomotif BB 303 02 pada tanggal 30 Mei 2004.

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment