testimoni

testimoni

KA Singosari akan Segera Hadir untuk Warga Malang dan Surabaya

Kereta api Malang Express yang dahulu pernah beroperasi menggunakan rangkaian K2
Wikipedia
[16/8/16]. Seperti membangkitkan lagi kejayaan kereta api Malang Express yang dahulu pernah berjaya pada tahun 2006-2009. Akan hadir kembali kereta express kelas bisnis yang akan melayani perjalanan dari Kota Malang ke Surabaya. PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya akan meluncurkan kereta api bisnis relasi Malang-Surabaya yang diberi nama KA Singosari.

KA Singosari ini nantinya akan mulai beroperasi pada tanggal 19 Agustus 2016 mendatang melayani relasi Surabaya Gubeng-Malang. Rangkaian nantinya akan menggunakan rangkaian kereta api kelas bisnis. Rangkaian kereta yang digunakan oleh KA Singosari ini merupakan rangkaian idle dari kereta api Mutiara Selatan.

Tarif yang dipatok pun tidak terlalu mahal, yakni hanya 40.000 Rupiah saja untuk perjalanan dari Malang ke Surabaya Gubeng maupun sebaliknya. Untuk sementara, perjalanan kereta api Singosari hanya berjalan pada akhir pekan saja, yakni pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Nantinya kereta api Singosari ini akan diberangkatkan dari Surabaya Gubeng pada pukul 9.55 dengan nomor KA 810837 dan dari Malang pada pukul 13.15 dengan nomor KA 10902.

Tiket kereta api Singosari ini juga dapat dipesan melalui website PT KAI, Aplikasi KAI Access, serta situs pemesanan tiket dan merchant-merchant yang bekerjasama dengan PT KAI.


Banyak railfans yang mengatakan rencana dioperasikannya KA Singosari ini seperti menghidupkan kembali KA Malang Express yang dulu pernah beroperasi pada tahun 2006-2009. Pasalnya, sama seperti Malang Express, KA Singosari memiliki relasi yang sama yakni Surabaya Gubeng-Malang dan juga memiliki kelas yang sama yakni kelas bisnis. Jadi kehadiran KA Singosari seperti membangkitkan kenangan lama dengan Malang Express.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. Jujur saja, Saya sangat2 senang PT KAI mau menjalankan lagi KA Lokal Komersial Kelas Bisnis, KA Singosari Ekspres jurusan Surabaya - Malang PP. Saya lihat jadual operasional KA ini mirip dengan jadual operasional KA Malang Ekspres. Menurutku, sebetulnya masyarakat sekitar Kota Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Lawang, Malang, dst (mungkin juga masyarakat Kota Blitar) sangat menyukai KA Lokal Komersial seperti KA Singosari, BIMA dan Jayabaya. Mari kita doa kan semoga KA Ekspres Lokal Singosari ini tidak akan bernasib sama dengan KA Malang Ekspres, Penataran Ekspres, dll yang sudah tidak jalan lagi. Saya pernah dengar percakapan penumpang di dalam kereta sekitar 5 Tahun yang lalu yang menyatakan kalau sebisa mungkin mereka akan naik KA Malang Ekspres untuk pergi ke suatu daerah / kota yang dilewati dan disinggahi oleh KA Maleks dan enggan naik KA Lokal Penataran kalau tidak benar2 terdesak dan terpaksa. Untungnya, KA Singosari ini meminjam rangkaian Kereta kelas Bisnis KA Mutiara Selatan di bawah manajemen dan pengawasan dari PT KAI DAOP 2 Bandung dan mungkin juga dibawah pengawasan dari Kantor Pusat PT KAI di Bandung yang dekat dengan Sta Bandung Kawung / Hall. KA Mutiara Selatan mungkin merupakan KA Full Kelas Bisnis dengan "Kasta" tertinggi dibandingkan KA Full Kelas Bisnis lainnya. Saya setuju 100% dengan gagasan PT KAI dengan mencoba menjalankan KA ini sementara ini hanya pada hari Jumat - Minggu (Weekend) untuk melihat respon dan minat masyarakat dengan keberadaan KA ini. Memang jika dilihat dari sejarah, okupansi KA Malang Ekspres dan Penataran Ekspres ini kurang bagus tetapi saya yakin kalau Masyarakat Jawa Timur sangat menggemari KA2 Lokal Kelas Komersial seperti ini. Terbukti dari usaha PT KAI DAOP 8 Surabaya yang selalu berusaha untuk menambah dan mempertahankan operasional KA Eksekutif Jatayu, KA Malang Ekspres dan KA Penataran Ekspres, tapi okupansinya rendah sehingga PT KAI terpaksa menghentikan operasional KA2 ini. Dan untuk kesekian kalinya PT KAI DAOP 8 Surabaya mau mencoba kembali untuk menjalankan KA Lokal Ekspres jurusan Surabaya - Malang PP disamping keberadaan KA Eksekutif BIMA dan KA Ekonomi Plus Jayabaya.

    Saya kira yang membuat KA Lokal biasa seperti KA Penataran dan Rapih Dhoho bisa dinas dengan okupansi yang luar biasa banyaknya sehingga sampai sekarang masih beroperasi reguler karena harga tiketnya yang murah sekali dan kemungkinan besar juga karena dengan fakta bahwa KA Penataran - Dhoho dan KA Dhoho - Penataran berdinas melewati dan memutari seluruh "Jalur Kantong" dan berhenti di tiap2 stasiun dengan trayek Surabaya - Malang - Blitar - Tulungagung - Kediri - Jombang - Mojokerto - Surabaya dan sebaliknya sehingga bisa memberikan pelayanan yang lebih luas dan banyak pada penumpang KA. Contohnya, para penumpang KA yang mau pergi dari Kediri ke Malang / dari Bangil ke Kediri / dari Lawang ke Kertosono / dari Mojokerto ke Kepanjen / dari Sidoarjo ke Tulungagung, dll..... yang tidak bisa dilakukan oleh KA Jadul Penataran Utama, KA Jatayu, KA Malang Ekspres dan KA Penataran Ekspres yang cuma bisa diminati penumpang dari Surabaya, Sidoarjo, Bangil, Lawang, Malang, Kepanjen dan Blitar saja. Begitu juga dengan KRDE Kelud Ekspres yang cuma bisa melayani penumpang dari Surabaya, Mojokerto, Jombang, Kediri, Tulungagung dan Blitar sehingga KRDE Kelud Ekspres harus gulung tikar.

    Good Luck, KA Singosari Ekspres! Semoga KA ini bisa dinas terus seperti KA Dhoho Penataran. Amin.

    ReplyDelete