testimoni

testimoni

Pemerintah Filipina Berencana Mengganti Jalur LRT-2 dengan BRT

LRT2 Manila
Flickr

[13/8/16]. Pemerintah Filipina berencana untuk mengganti rute Light Rail Transit 2 (LRT2) di Manila dengan Bus Rapid Transit (BRT). Dilansir dari The Standard, Menteri Transportasi Filipina Arthur Tugade mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk mengubah jalur LRT-2 menjadi jalur BRT. Tugade mengatakan konsep ini sama seperti yang diterapkan di Hong Kong dan Shanghai.

Nantinya jalur rel sepanjang 13,2 kilometer yang membentang dari pusat kota Manila sampai ke kota bernama Pasig di pinggiram Manila yang ada di LRT-2 akan dicabut dan digantikan oleh jalanan aspal. Tugade juga mengatakan apabila sistem ini diterapkan dengan tepat maka biaya untuk perawatan dan perbaikan akan jauh lebih murah.

Tugade juga membandingkan jarak waktu antar kereta apabila menggunakan LRT dengan sistem BRT. Dia mengatakan apabila diganti BRT maka jarak antar bus bisa dipersingkat hingga hanya 4,5 menit saja, lebih hemat 25 menit ketimbang menggunakan kereta api. Rencananya sistem ini akan diterapkan pada 2018 mendatang.

Namun dirinya mengatakan keputusan ini masih belum final dan pihaknya masih mempelajari penerapan sistem ini. Sontak rencana penggantian LRT dengan BRT ini menuai banyak kecaman dari banyak pihak, terutama dari kalangan penumpang dan railfans.

Pasalnya sangatlah tidak praktis dan tidak efisien apabila menggunakan BRT sebagai pengganti LRT. Mereka menuntut pihak Kementerian Transportasi untuk membatalkan rencana ini dan lebih fokus untuk memperbaiki fasilitas yang ada. Seperti misalnya revitalisasi stasiun, merehabilitasi armada kereta yang terus berkurang, juga memperpanjang jalur kereta supaya bisa menjangkau lebih banyak daerah dan penumpang.

#SaveMRT2 URGENT: PLEASE SHARE IF YOU WANT THE CURRENT MRT-2 TO STAY! In response to the recent issue regarding the...
Dikirim oleh It's MRT-2 pada 12 Agustus 2016

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment