testimoni

testimoni

PT KAI akan Memperbaharui Armada KA Menoreh

Kereta api Menoreh saat melintas langsung Stasiun Cikaum

[19/8/16]. Ada kabar gembira bagi kalian warga Daop 4 Semarang, PT KAI berencana untuk memperbaharui armada kereta api Menoreh. Seperti dilansir dari Suaramerdeka, rencana itu disampaikan secara langsung oleh Humas Daop 4 Semarang Krisbiyantoro. Kris mengatakan bahwa nantinya rangkaian K3 Menoreh yang saat ini beroperasi akan digantikan oleh rangkaian baru buatan PT INKA.

Rencana penggantian ini dilakukan menyusul banyaknya keluhan penumpang mengenai bangku kereta yang terlalu tegap. Rangkaian KA Menoreh yang digunakan saat ini merupakan rangkaian K3 buatan tahun 2012 dan 2014 yang memang memiliki bangku yang tegap sama seperti yang digunakan pada KA Krakatau, Bogowonto, dan Gajah Wong.

Kemungkinan rangkaian yang akan dipakai untuk menggantikan rangkaian Menoreh saat ini merupakan rangkaian K3 2016 yang pernah dipakai untuk kereta api Kutojaya Utara Extra Lebaran pada arus mudik dan balik lalu. Hal itu dapat dilihat dari clue yang disampaikan oleh Krisbiyantoro melalui Suaramerdeka.

Krisbiyantoro mengatakan bahwa K3 baru ini memiliki bangku yang terpisah dengan sandaran yang disesuaikan sudutnya. Selain itu rangkaian ini juga memiliki televisi yang tersedia di sudut kereta dan di tengah-tengah kereta. Dan juga rangkaian kereta penumpang baru ini menggunakan tirai karet semi otomatis. Rangkaian kereta juga memiliki kapasitas 80 penumpang untuk kereta biasa dan 64 penumpang untuk kereta difabel, persis seperti rangkaian K3 2016 yang beroperasi pada arus mudik lalu.


Meskipun ada pembaharuan armada, namun nantinya tidak ada kenaikan harga tiket pada kereta api Menoreh. Tiket kereta akan tetap dipatok sekitar 110.000 hingga 270.000 Rupiah. Namun pembaharuan rangkaian ini akan dilakukan secara bertahap mengingat kapasitas produksi INKA yang sangat terbatas. Daop pertama yang akan mendapatkan rangkaian K3 baru ini adalah Daop 6 Yogyakarta pada 26 Agustus mendatang untuk menggantikan KA Senja Utama Solo.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo 

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment