testimoni

testimoni

Seorang Pria Buta Tewas Terjatuh dari Peron di Ginza Line

Wikimedia

[20/8/16]. Seorang pria tunanetra paruh baya tewas setelah terjatuh dari peron dan tertabrak kereta bawah tanah di jalur Ginza Line. Dilansir dari Japantimes, seorang pria tunanetra berusia 55 tahun tewas setelah terjatuh dari peron dan tertabrak rangkaian kereta metro di Stasiun Aoyama-itchome di Tokyo Metro Ginza Line.

Pria ini sebenarnya memiliki anjing pemandu yang memandu dia untuk berjalan dan mengetahui apakah ada halangan atau lubang yang berada di depan ketika dia berjalan. Diduga pria ini terjatuh pada saat berusaha menghindari tiang yang menghalangi jalan pada saat dia mengikuti lantai braille atau ubin tunanetra yang ada di garis batas aman peron. Saat pria ini terjatuh, sebuah kereta metro datang dan menyambar pria ini. Pria ini tewas seketika di tempat.

Kejadian ini terjadi pada saat sedang gencar-gencarnya dilakukan pemasangan pagar pembatas peron di stasiun-stasiun kereta di seluruh Jepang untuk mencegah orang terjatuh maupun melompat dari peron dan menabrakkan diri ke kereta api. 

Berdasarkan data dari Kementerian Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang, angka orang terjatuh dari peron di Jepang terus meningkat tiap tahunnya. Hal itu dibuktikan dari jumlah kasus orang jatuh dari peron pada tahun 2014 terjadi sebanyak 3.673 kasus. Dibandingkan pada tahun 2009, hanya terjadi sebanyak 2.442 kasus. Hanya dalam kurun waktu 5 tahun saja terjadi peningkatan sebanyak 1.231 kasus orang terjatuh dari peron.

Mayoritas kasus orang terjatuh dari peron disebabkan oleh korban yang berjalan di peron dalam keadaan mabuk. Sedangkan yang lainnya terjadi akibat kelalaian korban maupun alasan yang disengaja semisal bunuh diri. 


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment