testimoni

testimoni

Tram Superkapasitor Buatan Tiongkok Diperlihatkan kepada Publik

Tram superkapasitor yang diperlihatkan kepada publik
Xinhuanet

[5/7/16]. Inovasi pada bidang transportasi umum terutama pada bidang perkeretaapian seolah tiada habisnya. Bila sebelumnya telah diperlihatkan prototipe dari Transit Elevated Bus (TEB) yang bisa "melangkahi" kemacetan, kini telah hadir pula tram superkapasitor yang bisa dicharge. Dilansir dari China Daily, tram superkapasitor ini diperlihatkan kepada publik pada hari Senin (1/8) kemarin di pabriknya di Changsa, Provinsi Hunan, Tiongkok.

Tram ini sudah dikembangkan selama 2 tahun lamanya, lebih tepatnya sejak Agustus 2012 lalu oleh produsen kereta api, Zuzhou Electric Locomotive Co. yang bermarkas di Zhuzou, Provinsi Hunan, Tiongkok. Zuzhou Electric Locomotive Co. sendiri merupakan perusahaan produsen kereta api di bawah CRRC Corporation Ltd, produsen kereta api terbesar di Tiongkok.

Tampilan kabin masinis dari tram superkapasitor buatan Tiongkok
Xinhuanet
Lain halnya dengan tram lain yang menggunakan sistem Listrik Aliran Atas (LAA), tram ini dirancang menggunakan sistem superkapasitor alias dapat dicharge. Tram ini dapat berjalan 3 sampai 5 kilometer dengan menggunakan baterai. Tram ini nantinya dapat dicharge lewat kabel LAA yang terpasang di setiap halte pemberhentian.

Pengisian baterai tidak memakan waktu lama, hanya membutuhkan waktu 30 detik saja untuk mencharge baterai sampai penuh. Pantograph yang digunakan untuk mengambil listrik dari LAA dirancang cukup unik, tidak seperti truk listrik buatan Volvo yang melipat sendiri ketika tidak menempel ke LAA, pantograph ini dirancang elastis jadi pantograph tetap tegak berdiri meskipun tidak menempel ke LAA dan ketika ada LAA dia langsung menempel.

Tujuannya adalah untuk mempersingkat waktu pengisian baterai dan menghemat penggunaan listrik untuk menaik-turunkan pantograph. Selain itu dengan sistem superkapasitor seperti ini dapat menghemat ruang dan biaya instalasi kelistrikan. Pasalnya dengan sistem ini perusahaan operator tidak perlu memasang kabel LAA di sepanjang jalur, melainkan hanya di halte saja.

Dan dengan sistem charge di halte ini juga dapat memperindah tata ruang kota karena tidak ada kabel LAA bertebaran di jalanan kota. Tram ini juga dapat mendaur ulang 85% energi yang dihasilkan dari pengereman untuk mencharge baterai.

China's first independently designed supercapacitor tram rolled off the production line in central China's Hunan...
Dikirim oleh China Xinhua News pada 2 Agustus 2016
Tram ini dirancang low deck untuk mempermudah penumpang yang memiliki kebutuhan khusus dan lansia supaya bisa naik ke tram ini tanpa susah payah naik ke atas peron. Satu set tram ini terdiri atas 3 kereta dimana satu keretanya dapat mengangkut 380 penumpang dan dapat melaju hingga kecepatan 70 km/jam. 

Tampilan interior dari tram
Xinhuanet

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment