testimoni

testimoni

7 Orang Pasangan Pengantin Ikut Nikah Massal di KRDE Prameks

Sepasang pengantin yang menjalani ijab kabul di dalam KRDE Prameks
picture by: Kresna

[7/9/16]. Apa yang anda pikirkan apabila anda mendengar kata "pernikahan"? Mungkin ini adalah kata yang cukup menyeramkan bagi para jomblo ketika ikuta acara kumpul keluarga. Prosesi sakral yang menyatukan sepasang manusia yang bersumpah akan setia sehidup semati ini biasanya diadakan di gedung mewah dengan dekorasi yang apik atau di jalanan depan rumah dengan tenda sederhana yang menutupi jalan dan seringkali membuat kesal pengendara.

Namun apa jadinya apabila pernikahan ini diadakan di dalam kereta api komuter Prambanan Ekspres alias Prameks? Ya inilah yang terjadi dalam pernikahan massal yang diadakan di Yogyakarta. 7 orang pasangan muda-mudi dalam berbagai usia mengikuti acara nikah massal yang bertajuk "Nikah Bareng ning Stasiun" yang diadakan pada hari Selasa (6/9) kemarin oleh PT KAI Daop 6 Yogyakarta bekerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Dengan menggunakan pakaian pengantin yang lengkap, para pasangan ini bersiap untuk mengucap ijab kabul. Ada yang mengucap ijab kabul di Stasiun Tugu Yogyakarta, ada pula yang mengucapkannya di dalam rangkaian kereta komuter Prambanan Ekspres.  

Pasangan pengantin yang mengucap ijab kabul di halaman Stasiun Tugu Yogyakarta
Liputan6

Ada yang berhasil mengucapkan ijab kabul dengan lancar, ada pula yang mengucapkannya dengan terbata-bata. Mungkin dia grogi. Wajar saja mengucapkan ijab kabul di tengah keramaian seperti ini memang sedikit memalukan dan membuat grogi karena diperhatikan oleh banyak orang.

Sempat Diminta Mengulang, Begini Video Ekspresi Lucu Mempelai Pria Setelah Dinyatakan Sah TRIBUNJOGJA.COM - Grogi,...
Dikirim oleh Tribun Jogja pada 6 September 2016

Setelah mengucapkan ijab kabul, para pengantin diarak menuju Stasiun Maguwo menggunakan kereta komuter Prambanan Ekspres. Nikah massal dalam kereta ini merupakan yang pertama kali diadakan di Indonesia. Pernikahan massal ini sengaja diadakan untuk mempermudah pasangan yang ingin menikah namun mengalami kesulitan secara finansial sehingga nikah massal ini bisa menjadi alternatif bagi mereka yang ingin menikah dengan budget murah atau bahkan gratis.

Selain itu, nikah massal ini juga diadakan dalam rangka menyambut HUT Kota Yogyakarta ke 260 serta HUT PT KAI ke 71.

Meskipun nikah massal dalam kereta ini merupakan yang pertama kali ada di Indonesia, namun menikah di kereta bukanlah hal yang pertama kali ada di Indonesia. Pada tahun 2008 lalu seorang railfans bernama Soni Gumilang mengkirab istrinya Ana Kristiningsih dari Stasiun Tugu Yogyakarta hingga halam BPTT Yogyakarta (sekarang BPTT Darman Prasetyo) menggunakan lokomotif CC 201 103 (sekarang CC 201 92 13).

Buat pasangan yang baru menikah kami segenap tim REDaksi mengucapkan selamat menempuh hidup baru. Semoga kalian bisa menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah dan dikaruniai keturunan yang sholeh dan sholehah serta bermanfaat bagi nusa, bangsa, dan agama. Amin ya robbal alamin.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment