testimoni

testimoni

Britania Mengembangkan Teknologi Penghasil Listrik dari Getaran Kereta Api untuk Perlintasan

Perlintasan kereta api di Britania Raya
Telegraph

[22/9/16]. Pernahkah anda mencoba berdiri di samping jalur rel kereta api? Atau mungkin anda tinggal di dekat rel kereta api? Ketika kereta api lewat pastinya anda merasakan getaran hebat dari roda besi yang menggilas rel baja. Getaran yang dihasilkan seringkali menyebabkan suara bising yang banyak dikeluhkan oleh sebagian masyarakat terutama yang tinggal di dekat rel kereta. 

Namun siapa sangka getaran dan suara berisik itu bisa menjadi sumber energi terbarukan? Hal inilah yang sedang dikembangkan oleh Pemerintah Kerajaan Britania Raya. Dilansir dari Railway Gazette, Departemen Transportasi Britania Raya bekerjasama dengan Institut Riset Perkeretaapian (IRR) Universitas Huddersfield membuat program riset untuk memanfaatkan getaran yang dihasilkan oleh kereta api yang melintas menjadi sumber listrik.

IRR melakukan riset untuk mencari potensi pemanfaatan energi getaran yang dihasilkan oleh kereta yang melintas menjadi energi listrik. Energi listrik yang dihasilkan oleh getaran ini nantinya akan digunakan sebagai sumber tenaga untuk sensor yang digunakan untuk membuka dan menutup perlintasan kereta api.

Nantinya akan digunakan teknologi pengumpul getaran untuk mengumpulkan energi getaran dari kereta api. Energi getaran yang dihasilkan nantinya akan diubah ke energi listrik. Teknologi pengumpul getaran sendiri sebenarnya telah lama digunakan dalam pertambangan minyak dan dunia kesehatan. Teknologi pengumpul getaran sendiri juga sudah lama digunakan dalam dunia perkeretaapian, misalnya untuk monitoring kondisi rangkaian kereta.

IRR sendiri yakin pemanfaatan teknologi pengumpul getaran sebagai sumber energi listrik untuk perlintasan kereta api dapat menghemat pengeluaran perusahaan kereta api, terutama untuk biaya perawatan dan tagihan listrik. IRR sendiri saat ini tengah berusaha untuk menggandeng perusahaan industri kelistrikan supaya bisa membawa teknologi ini ke pasaran.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo
   

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment