testimoni

testimoni

Tokyo Metro 6011F Menjadi Korban Vandalisme

Satu kereta pada rangkaian Tokyo Metro 6011F yang menjadi korban vandalisme
picture by: Nata van Houten via KRL Mania

[19/9/16]. Aksi vandalisme pada kereta api kembali terjadi. Aksi vandalisme kali ini terjadi pada rangkaian KRL Tokyo Metro 6011F yang berdinas sebagai KRL Commuter Line feeder Manggarai-Duri. Pada dinding rangkaian kereta digambari grafiti oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Aksi vandalisme ini pertama kali diketahui pada saat rangkaian memasuki Stasiun Manggarai pada pagi hari tadi.

Rangkaian yang semula bersih dari coretan tiba-tiba digambari grafiti. Grafiti berwarna biru dengan tulisan "1UP" itu memenuhi dinding, jendela, serta pintu kereta. Entah bagaimana dan kapan grafiti itu dibuat, namun diduga grafiti tersebut digambar pada saat rangkaian tertahan di sinyal masuk Stasiun Manggarai. 

Kasus vandalisme yang terjadi pada rangkaian Tokyo Metro 6011F ini merupakan kasus ketiga yang terjadi dalam sebulan ini. Pada hari Minggu (18/9) kemarin, satu unit K1 milik kereta api Argo Jati dan satu unit K2 dan M1 milik kereta api Tegal Bahari menjadi korban vandalisme. Kereta dicoret-coret menggunakan cat semprot oleh orang tak bertanggungjawab.

K2 dan M1 milik KA Tegal Bahari yang menjadi korban vandalisme
picture sent by Arya Dwi Pramudita
Tindakan vandalisme pada rangkaian kereta api merupakan tindakan yang melanggar hukum yang dapat diganjar dengan sanksi pidana berupa kurungan penjara. Hal itu dijelaskan pada Pasal 180 Undang-Undang nomor 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian yang berbunyi:

"Setiap orang dilarang menghilangkan, merusak, atau melakukan perbuatan yang mengakibatkan rusak dan/atau tidak berfungsinya prasarana dan sarana perkeretaapian."
dan Pasal 197 Undang-Undang nomor 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian yang berbunyi:
"Setiap orang yang menghilangkan, merusak, dan/atau melakukan perbuatan yang mengakibatkan rusak dan tidak berfungsinya prasarana perkeretaapian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 180, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun."

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. hukum aja kali ketahuan . ngerusak fasilitas umum, biaya cat ulang kan mahal ..

    ReplyDelete