testimoni

testimoni

Devaluasi Poundsterling, Harga Kereta Model di Inggris Merangkak Naik

Great Electric Railway

[27/10/16]. Peristiwa keluarnya Britania Raya dari Uni Eropa atau biasa disebut sebagai Brexit berdampak luas pada banyak faktor, terutama faktor ekonomi. Devaluasi Poundsterling terhadap Dollar Amerika juga merupakan salah satu dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat keluarnya Britania dari Uni Eropa.

Banyak orang merasakan dampak langsung maupun tak langsung dari devaluasi yang terjadi sejak 23 Juli lalu ini, tak terkecuali para penghobi kereta model di Inggris. Mereka terpaksa mengeluarkan uang ekstra hanya untuk membeli kereta model yang mereka inginkan untuk menambah koleksi kereta model mereka.

Dilansir dari BBC, perusahaan pembuat kereta model asal Inggris, Hornby memberitahu para penjual kereta model di Inggris untuk menaikkan harga jual kereta model mereka hingga 10%. Tak hanya Hornby, perusahaan pembuat kereta model asal Welsh Dafor juga menaikkan harga jual produknya hingga 20% sejak 23 Juni lalu.

Kenaikkan harga ini tentu saja tak hanya berdampak pada konsumen melainkan juga pada penjual. Seperti contohnya spesialis penjualan kereta model antar benua Neil Scoggins yang menjalankan bisnis Scograil yang bermarkas di Ipswich. Dia mengatakan bahwa banyak pelanggannya yang tak tahu menahu tentang kenaikan harga kereta model ini.

Dia memberi contoh kenaikan harga pada model sebuah gerbong barang. Sebelum devaluasi dia bisa menjual gerbong barang tersebut seharga 80 Poundsterling. Namun setelah devaluasi, dia menaikan harganya hingga menyentuh 150 Poundsterling per unitnya. Neil juga mengatakan bahwa omsetnya mengalami sedikit penurunan akibat kenaikan harga ini. 

Seperti ketika dia menjual kereta modelnya di event kereta model, banyak pelanggan yang sudah terlanjur mengambil kereta model lalu dikembalikan karena harganya yang terlalu mahal. Dia mengatakan bahwa biasanya ia bisa mendapat omset hingga 1000 Poundsterling per hari, namun saat ini paling untung dia mendapatkan 500 Poundsterling per hari.

Kenaikan harga ini bukan tanpa alasan. Sejak dekade 90an banyak produsen kereta model Inggris yang membuat kereta modelnya di Tiongkok. Dan apabila diproduksi di Tiongkok, maka biaya produksi dan pengiriman dipatok menggunakan Dollar. Alhasil dengan devaluasi yang terjadi membuat harga Dollar naik dan Poundsterling turun yang menyebabkan biaya produksi dan pengiriman meningkat.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment