testimoni

testimoni

Google Russia Membuat Google Doodle Spesial Hari Jadi Trans Siberia ke 100

Place You'll See

[6/9/16]. Trans Siberia. Apa yang anda pikirkan ketika mendengar nama jalur kereta api nan legendaris ini? Perjalanan yang sangat panjang? Panorama alam khas Siberia nan indah? Perjalanan kereta yang klasik? Atau pesona gadis Russia yang bisa anda temui di sepanjang perjalanan ini (halah apacoba)?

Kemarin lebih tepatnya pada tanggal 5 September 2016 lalu, jalur kereta api sepanjang 9.289 kilometer yang membentang dari Vladivostok hingga Moscow ini merayakan hari jadi operasionalnya yang ke 100 tahun. Nah untuk merayakan hari jadi jalur kereta api legendaris ini, Google Russia membuat Google Doodle bertemakan perjalanan kereta api Trans Siberia di Masa lalu.

Google Doodle spesial Hari Jadi Trans Siberia ke 100 ini menampilkan sejumlah keunikan serta ciri khas dari perjalanan kereta api Trans Siberian. Seperti waktu perjalanan yang sangat panjang yang ditempuh kereta dari Vladivostok hingga Moscow yang bisa memakan waktu hingga 14 hari lamanya.

Selain itu, diperlihatkan pula sejumlah gambaran pemandangan alam serta lintas budaya di sepanjang perjalanan. Seperti gambaran padang sabana di perbatasan dengan Mongolia, pegunungan di sekitar Danau Baikal, kehidupan orang-orang Siberia, serta kehidupan liar di hutan Siberia yang dilintasi oleh kereta ini.


Jalur Trans Siberia sendiri pertama beroperasi pada 1916. Pembangunan jalur ini dilakukan oleh Pemerintahan Kekaisaran Russia selama 13 tahun lamanya dari 1903 hingga 1916. Jalur ini membentang sejauh 9.289 kilometer dari Vladivostok hingga Moscow yang melintasi 7 zona waktu dunia. Perjalanan dari Vladivostok ke Moscow memakan waktu hingga 14 hari lamanya.

Sampai saat ini, jalur Trans Siberia masih menjadi pemegang rekor jalur kereta api terpanjang di dunia. Jalur kereta api ini telah melintasi beberapa era pemerintahan serta ideologi di Russia. Dari era Kekaisaran Russia, Uni Republik Sosialis Soviet atau biasa disebut Uni Soviet, hingga Federasi Russia pada hari ini. Jalur ini bahkan sudah melintasi 2 kali perang dunia yakni Perang Dunia I dan Perang Dunia II. 


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo
The Independent

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment