testimoni

testimoni

Gubernur Kaltim Bertemu Dubes Russia Membicarakan Proyek Jalur Trans-Kalimantan

Russia Insider

[6/10/16]. Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak melakukan pertemuan dengan Duta Besar Russia untuk Indonesia Mikhail Galuzin dan Direktu Utama Russian Railway yang merupakan induk perusahaan dari PT Kereta Api Borneo, Oleg Belozerov di Jakarta pada hari Rabu (5/10) lalu. Dilansir dari RBTH Indonesia, pertemuan ini dilakukan guna membahas kelanjutan dari proyek jalur kereta api Trans-Kalimantan.

Sebelumnya pada Selasa (4/10) lalu, Gubernur Kalimantan Timur melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat daerah di Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Bupati Penajam Passer Utara Yusran Aspar yang daerahnya menjadi titik awal pembangunan jalur selatan Trans-Kalimantan.

Awang mengharapkan semua pihak yang terkait dengan proyek jalur kereta api ini dapat lebih kooperatif dan dapat diajak berkerjasama guna mensukseskan proyek ini dan meyakinkan pihak Russia bahwa Kalimantan Timur siap untuk menerima investasi dari Russia. 

Selanjutnya pada Jumat (7/10) besok, Awang akan bertemu dengan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution guna membicarakan perihal persiapan Sidang Komisi Bersama Indonesia-Russia XI yang akan dilaksanakan di Kalimantan Timur pada Oktober ini.

Proyek jalur Trans-Kalimantan sendiri membentang sejauh 203 kilometer untuk jalur selatan yang membentang dari Kabupaten Penajam Passer Utara hingga Kabupaten Kutai Barat, dan 217 kilometer untuk jalur utara yang membentang dari Kutai Kartanegara hingga Kutai Timur. Proyek jalur ini digroundbreaking pada November 2015 lalu oleh Presiden Joko Widodo.

Jalur ini sendiri dibangun oleh anak perusahaan Russian Railway di Indonesia, PT Kereta Api Borneo. Rencananya jalur ini akan mulai dibangun pada 2017 mendatang dan selesai pada 2019. Namun sayangnya pembangunan jalur ini masih terganjal sejumlah aturan yang ada di Pemerintah Pusat seperti Peraturan Pemerintah no. 56 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri Perhubungan no. 91 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan Perkeretaapian Khusus.

baca juga: Pembangunan Jalur Kereta Api Kalimantan Terganjal Peraturan Pemerintah Pusat


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment