testimoni

testimoni

44 Orang Tewas Dalam Tabrakan Kereta Api di Iran

Rangkaian kereta yang terbakar usai bertabrakan di dekat Stasiun Haft-Khan
Aljazeera

[26/11/16]. Sebuah tabrakan kereta api terjadi di Provinsi Semman, sebelah utara Iran pada Jumat (25/11) kemarin. Dilansir dari Aljazeera, dua kereta api angkutan penumpang bertabrakan dan terbakar di dekat Stasiun Haft-Khan. Dari gambar yang ditampilkan oleh stasiun televisi Iran memperlihatkan 4 kereta teguling di mana 2 diantaranya terbakar.

Salah seorang penumpang luka yang dirawat di rumah sakit menuturkan bahwa pada saat kejadian dirinya tengah tertidur. Dirinya sempat mengira kereta yang ia naiki menjadi korban serangan udara. Juru bicara Bulan Sabit Merah Iran Mortavazi mengatakan bahwa saat ini tim pemadam kebakaran saat ini tengah berusaha untuk memadamkan api yang berkobar di kereta.

Proses evakuasi tengah dilakukan oleh regu penyelamat. Sampai saat berita ini diturunkan, baru 1 helikopter yang berhasil mencapai lokasi karena sulitnya medan menuju lokasi kecelakaan. Pada saat kecelakaan, diperkirakan kereta mengangkut setidaknya 400 orang. Dalam kecelakaan ini, setidaknya 44 orang tewas, 100 orang terluka, dan 48 lainnya menghilang. 

Gubernur Provinsi Semnan Mohammad Reza Khabbaz memperkirakan jumlah korban dapat bertambah seiring bertambahnya jumlah korban yang dievakuasi dari dalam kereta. Presiden Iran Hasan Rouhani telah memerintahkan tim penyelamat untuk mempercepat proses evakuasi korban kecelakaan dan kebakaran ini. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses investigasi oleh pihak terkait.

Kecelakaan kereta api seringkali terjadi di Iran. Seringkali kecelakaan tersebut melibatkan kereta api dengan kendaraan bermotor. Namun untuk tabrakan kereta api jarang sekali terjadi di Iran. Kecelakaan kereta api terparah di Iran terjadi pada Februari 2004 di sebelah utara Iran di mana sebuah kereta barang yang mengangkut belerang, bensin, dan pupuk meledak dan terbakar dan menyebabkan 328 orang tewas dalam peristiwa ini.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo  

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment