testimoni

testimoni

Jalur Kereta Api Jogja-Magelang akan Dihidupkan Kembali

Eks. bangunan Stasiun Kebonpolo di Kota Magelang
Panoramio

[9/11/16]. Setelah sekian tahun menjadi sebuah wacana, kini ada kepastian mengenai reaktifasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang. Dilansir dari Tribunnews, pemerintah berencana akan melakukan reaktifasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah melakukan pengecekan kondisi jalur mati pada Senin (7/11) kemarin.

Budi melakukan pengecekan pada salah satu petak jalur Yogyakarta-Magelang yang masih utuh di Jalan Tentara Pelajar, Bumijo, Jetis, Yogyakarta. Budi mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan survei ke sejumlah titik di jalur ini untuk melihat apakah jalur ini dapat di-reaktifasi atau tidak. Mengenai kapan reaktifasi akan dilakukan, Budi mengatakan dirinya akan menunggu hasil survei sebelum proyek reaktifasi ini dapat dilakukan.

Budi Karya Sumadi bersama jajaran PT KAI saat melakukan pengecekan jalur di Jalan Tentara Pelajar
Tribunnews

Tujuan dilakukannya reaktifasi pada jalur ini adalah untuk mempermudah akses transportasi bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Candi Borobudur. Dirut PT KAI Edi Sukmoro mengatakan bahwa jika memungkinkan, maka nantinya akan dibuat jalur baru yang masuk ke dalam area Candi Borobudur. 

Jalur Yogyakarta-Magelang merupakan salah satu bagian dari jalur kereta api Yogyakarta-Secang. Jalur ini pertama kali dibangun oleh Netherland-Indische Stoomtram Maatschappij (NIS) pada tahun 1898 dan selesai pada tahun 1903-1905. Setelah kemerdekaan, pengelolaan jalur ini diserahkan kepada Djawatan Kereta Api (DKA) hingga masa Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA). Di jalur ini sempat beroperasi kereta api Taruna Express dan Borobudur Express. 

Pada tahun 1976, jalur ini akhirnya ditutup oleh PJKA karena kalah bersaing dengan moda angkutan darat lainnya seperti mobil, motor, dan bus. Akankah reaktifasi ini menjadi kenyataan? Atau hanya akan menjadi sebuah wacana belaka? Kita lihat saja nanti.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment