testimoni

testimoni

Pengelola Taman di Dongguan Mewarnai Bantalan Rel di Jalur Mati dengan Warna Pelangi

Jalur mati yang diwarnai pelangi oleh Pemerintah Kota Dongguan
CCTV

[8/11/16]. Jalur mati. Apa yang terlintas di benak anda ketika mendengar kalimat itu? Jalur yang terbengkalai, rusak, tak terawat, dan pastinya tidak pernah lagi dilewati oleh kereta api. Di Indonesia, kebanyakan jalur mati dibiarkan terbengkalai tak terurus. Bahkan di beberapa jalur mati, relnya dan bantalannya dicabuti oleh warga maupun ditimbun aspal sebagai dampak dari pelebaran jalan.

Namun lain halnya dengan yang dilakukan oleh pengelola sebuah taman di Kota Dongguan di sebelah selatan Provinsi Guangdong, Tiongkok. Pengelola taman setempat memanfaatkan keberadaan jalur mati yang melintang di pusat kota untuk dijadikan sarana untuk menarik minat wisatawan. 

Dilansir dari GBTimes, pengelola sebuah taman di Dogguan mewarnai bantalan rel yang melintang di sebuah taman di pusat kota dengan warna pelangi. Bantalan-bantalan tersebut diwarnai dengan 7 warna selayaknya pelangi, yakni merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu alias Me-Ji-Ku-Hi-Bi-Ni-U. Tak hanya mewarnai bantalan, di jalur mati ini dibuatkan pula patung yang terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang berjalan di atas rel.

Patung sepasang kekasih yang berjalan di atas rel yang dibuat oleh pengelola taman
GBTimes

Pengelola taman sengaja mewarnai bantalan rel jalur mati yang membentang di tengah taman ini dengan warna pelangi ini untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke taman itu. Dan ternyata cara tersebut terbukti ampuh untuk menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke taman itu. Hal itu terbukti dari banyaknya wisatawan yang berfoto di jalur mati ini dari hanya sekedar selfie, hingga dijadikan objek fotografi.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment