testimoni

testimoni

2 Gangguan di Lintas Lingkar, Perjalanan Kereta Api Terganggu

Sisa rangkaian kereta bagian belakang yang ditarik ke Stasiun Jatinegara dengan lokomotif CC 206 13 31
[8/12/16]. Hari ini bisa dibilang merupakan hari yang berat bagi Lintas Lingkar Jakarta. Pasalnya selama sehari ini saja terjadi dua gangguan parah yang menyebabkan perjalanan KRL terganggu. Pertama KA 135 Fajar Utama Yogyakarta relasi Yogyakarta-Pasar Senen anjlok di Stasiun Pondok Jati. Anjlokan terjadi sekitar pukul 14.48. Anjlokan ini terjadi pada saat kereta melintas langsung di Stasiun Pondok Jati.
Anjlokan pada K2 0 82 12 (Istimewa)
Rangkaian mengalami anjlok pada kereta Bisnis 4 atau kereta dengan nomor seri K2 0 82 12 sebanyak 1 as. Proses evakuasi pun dilakukan dengan menurunkan gerbong NR milik Dipo Lokomotif Jatinegara yang ditarik lokomotif CC 203 98 06 dan lokomotif penolong yakni CC 206 13 31. 3 kereta dari rangkaian Fajar Utama Yogyakarta yang berada di depan tetap melanjutkan perjalanan hingga Stasiun Pasar Senen, sedangkan sisa kereta termasuk kereta 4 yang anjlok ditarik mundur ke Stasiun Jatinegara berbarengan dengan selesainya evakuasi kereta 4. Sisa rangkaian kereta ini ditarik mundur masuk Stasiun Jatinegara pada pukul 17.26.

Selanjutnya, unit kereta yang anjlok ditarik ke Dipo Jatinegara sekitar pukul 18.08. Sementara sisa rangkaian lainnya sampai selesai liputan oleh tim REDaksi masih berada di Stasiun Jatinegara, sebelum akhirnya dibawa kembali ke PUK Tanah Abang. Tidak ada korban terluka dari peristiwa ini, sedang penyebab anjlokan ini sendiri belum diketahui dan masih berada dalam penyelidikan.
Lokomotif CC 203 98 06 persiapan menarik kereta yang anjlok ke Dipo Jatinegara
Sisa rangkaian KA yang ditinggal di Stasiun Jatinegara sebelum ditarik ke PUK Tanah Abang
Akibat peristiwa ini, sejumlah perjalanan KRL Commuter Line relasi Jatinegara-Pasar Senen-Kampung Bandan-Duri-Tanah Abang-Manggarai-Depok-Bogor maupun sebaliknya terganggu perjalanannya.

Selain itu, perjalanan sejumlah lokomotif yang akan menarik kereta api jarak jauh pun juga ikut terganggu. Selain diumumkan melalui Aplikasi KRL Access dan melalui pengeras suara di stasiun, gangguan akibat anjlok ini juga diumumkan melalui display LED di stasiun yang biasanya memperlihatkan posisi KRL. Hal seperti ini pertama kali dilakukan oleh PT KCJ ketika terjadi gangguan wesel di Stasiun Serpong beberapa waktu lalu, di mana display LED stasiun juga menampilkan informasi gangguan.
Pengumuman anjloknya KA Fajar Utama di Pondok Jati yang diumumkan melalui display LED di Stasiun Pasar Minggu
picture by: Firhan
Sementara belum tuntas masalah anjloknya KA Fajar Utama Yogyakarta di Pondok Jati, masalah lainnya muncul. Pada pukul 16.44, kabel listrik aliran atas (LAA) yang berada di jalur 3 emplasemen Dipo Lokomotif Jatinegara putus akibat tersambar petir. Akibat putusnya kabel ini, LAA di petak Jatinegara-Pasar Senen, Jatinegara-Klender, dan Jatinegara-Manggarai terpaksa dimatikan sementara guna mempermudah proses perbaikan LAA. 

Perbaikan ini menyebabkan sejumlah perjalanan KRL Commuter Line Jakarta Kota-Bekasi maupun sebaliknya dan KRL Commuter Line Jatinegara-Bogor maupun sebaliknya terpaksa dihentikan sementara karena matinya aliran listrik. Listrik kembali mengalir dan perjalanan kembali normal sekitar pukul 18.11. Rangkaian KRL pertama yang masuk Stasiun Jatinegara adalah rangkaian KRL Commuter Line relasi Bekasi-Jakarta Kota dengan menggunakan rangkaian 05 108F dua menit kemudian.

Tidak hanya perjalanan KRL Commuter Line saja yang terganggu. Perjalanan KAJJ pun sempat terganggu akibat antrean KRL di lintas Bekasi. Terpantau dari pengamatan tim REDaksi, contohnya KA Serayu dan KA Lokal Purwakarta saja yang seharusnya masuk Stasiun Jatinegara pukul 17.01 dan berjalan langsung sekitar pukul 16.30 dan sekitar 17.30 saja belum terlihat di Stasiun Jatinegara.
Rangkaian KRL yang pertama kali masuk Stasiun Jatinegara setelah gangguan LAA.
Semoga sajalah, peristiwa gangguan beruntun ini menjadi yang terakhir di tahun 2016, dan tidak terjadi lagi juga di masa depan.

RE Digest | Bayu Tri Sulistyo | Ikko Haidar Farozy

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment