testimoni

testimoni

MRT Malaysia Fase 1 Resmi Beroperasi

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak saat meresmikan jalur MRT Sungai Buloh-Kajang fase 1
Astro Awani

[16/12/16]. Warga Malaysia mungkin bisa berbahagia hari ini. Pasalnya mulai hari ini jalur MRT fase 1 Sungai Buloh-Kajang resmi beroperasi. Peresmian ini dilakukan secara langsung oleh Perdana Menteri Malaysia Najib Razak. Peresmian dilakukan di Stasiun Kwasa Damansara dengan memberangkatkan perjalanan MRT pertama pada pukul 6.00 waktu Malaysia atau pukul 5.00 Waktu Indonesia Barat.

Selain meresmikan di stasiun, Najib Razak juga turut mencoba perjalanan pertama dari MRT fase 1 ini. Najib mengatakan bahwa proyek MRT ini dimaksudkan untuk mengubah gaya hidup masyarakat yang sebelumnya menggunakan kendaraan pribadi supaya beralih ke angkutan umum.

Selain itu, Najib juga mengatakan bahwa untuk sebulan pertama pengoperasian MRT atau mulai tanggal 16 Desember 2016 sampai 17 Januari 2017, tiket perjalanan MRT tidak dipungut biaya se-ringgit pun alias gratis. Penggratisan biaya perjalanan ini dilakukan selain untuk mensosialisasikan operasional MRT ini juga untuk menarik minat masyarakat supaya mau bepergian menggunakan MRT. Tarif tiket baru diberlakukan pada tanggal 18 Januari 2017.

Perdana Menteri Najib Razak saat mencoba perjalanan MRT fase 1Astro Awani
Penumpang yang naik pada perjalanan perdana kali ini mengapresiasi dan merasa sangat puas dengan hadirnya MRT ini. Seperti contohnya Paul Soo, salah seorang staff PBB yang berada di Malaysia. Dia mengatakan dengan hadirnya MRT ini dapat menghemat pengeluaran untuk bensin dan parkir yang biasa ia keluarkan ketika dia menggunakan kendaraan pribadi.

Jalur MRT fase 1 Sungai Buloh-Kajang ini memiliki relasi Sungai Buloh-Semantan dengan lebar sepur 1435 milimeter. Jalur Sungai Buloh-Semantan sendiri merupakan jalur layang yang memiliki panjang 21 kilometer dengan jumlah stasiun perhentian sebanyak 14 stasiun.

Sedangkan untuk fase 2 sendiri merupakan jalur layang dan bawah tanah bawah tanah yang membentang dari Semantan hingga Kajang sejauh 30 kilometer dengan jumlah stasiun perhentian sebanyak 18 stasiun yang saat ini masih dalam tahap konstruksi dan akan beroperasi pada Juli 2017 mendatang. Untuk solusi perjalanan sementara dari Semantan hingga Kajang disediakan bus feeder gratis bagi para penumpang MRT.

Jadi panjang keseluruhan jalur Sungai Buloh-Kajang adalah 51 kilometer dengan jumlah stasiun perhentian sebanyak 33 stasiun. Proyek MRT Sungai Buloh-Kajang ini merupakan bagian dari proyek Klang Valley Mass Rapid Transit Project yang berada di pusat kota Kuala Lumpur.

Rangkaian yang digunakan oleh jalur MRT ini adalah rangkaian Siemens Inspiro sebanyak 58 set atau 232 unit kereta di mana satu setnya terdiri atas 4 kereta. Rangkaian Siemens Inspiro ini menggunakan sistem Listrik Aliran Bawah (LAB) dengan tegangan 700 Volt DC sebagai sumber tenaganya. Rangkaian ini sudah menggunakan sistem Automatic Train Operation (ATO).


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo
Astro Awani
NST
The Malay Online
Wikipedia

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment