testimoni

testimoni

Rail Clinic 2 Resmi Melayani Warga Sumsel dan Lampung

Dirut PT KAI Edi Sukmoro dan Kepala Divre 3 Kertapati saat memencet tombol tanda diresmikannya Rail Clinic 2
Laskar Wong Kito
[21/12/16]. Ditengah boomingnya telolet di lini Twitter, warga Divre 3 dan 4 sepertinya sedang berbahagia hari ini. Pasalnya rangkaian Rail Clinic 2 telah resmi beroperasi untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sumatera Selatan dan Lampung. Peresmian ini dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di Stasiun Kertapati pada hari ini (21/12).   
Peresmian ini ditandai dengan pemencetan tombol oleh Dirut PT KAI Edi Sukmoro dan Kepala Divre 3 Kertapati. Peresmian Rail Clinic 2 juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah seperti Kepala Dinas Perhubungan, Informasi, dan Komunikasi (Dishubkominfo) Sumatera Selatan Nasrun Umar dan sejumlah pejabat lainnya. Pada peresmian kali ini juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang dilakukan di Stasiun Kertapati.

Fasilitas yang ada di Rail Clinic 2 ini bisa dibilang lebih canggih ketimbang yang ada di Rail Clinic 1 yang sudah beroperasi di Jawa setahun yang lalu. Seperti alat periksa mata di Rail Clinic 2 sudah menggunakan alat periksa mata digital, lain halnya dengan Rail Clinic 1 yang masih menggunakan perlatan manual. Genset yang digunakan untuk memberi tenaga kelistrikan pada alat-alat medis di Rail Clinic 2 ini lebih hening ketimbang yang ada di Rail Clinic 1.




Rangkaian Rail Clinic 2 tiba di Pelabuhan Panjang pada hari Minggu (18/12) kemarin setelah menempuh 4 hari perjalanan laut dari Pelabuhan Tanjung Priok. Sesampainya di Pelabuhan Panjang, rangkaian dinaikkan ke atas truk dan diangkut menuju Stasiun Pidada. Penurunan KRD Rail Clinic 2 sendiri dilakukan dari Minggu malam hingga Senin pagi.

baca juga: Rail Clinic 2 Dikirim ke Lampung

Setelah diturunkan ke rel di Stasiun Pidada, rangkaian yang terdiri atas 2 KRD tersebut dirangkaikan dan dikirimkan ke Dipo Lokomotif Tanjungkarang untuk dilakukan sejumlah pengecekan serta mengisi HSD. 

Rail Clinic 2 yang sudah diturunkan dari kapal dan berada di Stasiun Pidada
picture by: Nakazaki Kyoutaro

Berbeda halnya dengan pengiriman lokomotif CC 300 dari Pidada ke Tanjungkarang yang dikirimkan dalam keadaan dingin alias ditarik lokomotif lain, pengiriman Rail Clinic 2 dilakukan sendiri menggunakan tenaga dari mesin Rail Clinic 2 dari Pidada hingga Tanjungkarang. Dari Tanjungkarang, rangkaian diberangkatkan menuju Kertapati dengan menggunakan tenaga sendiri dengan status sebagai KLB dan tiba di Kertapati pada Selasa (20/12) kemarin.

baca juga: Rangkaian Rail Clinic 2 Diujicobakan


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo
Laskar Wong Kito
Tribunnews

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment