testimoni

testimoni

[Eksklusif] Melihat Kesiapan Stasiun Rangkasbitung, Citeras, dan Angke Jelang Beroperasinya KRL

Stasiun Rangkasbitung yang sudah terelektrifikasi

[30/1/17]. Stasiun Rangkasbitung dan Stasiun Citeras saat ini tengah bersolek guna menyambut beroperasinya KRL Commuter Line ke dua stasiun yang berada di Kabupaten Lebak tersebut. Kehadiran KRL di sana begitu dinanti oleh warga Rangkasbitung dan Citeras guna mempermudah akses mereka menuju ke ibukota yang selama ini hanya dilayani oleh kereta lokal biasa.

Sejauh mana kesiapan stasiun-stasiun di pusat Tanah Jawara tersebut guna menyambut kehadiran KRL Commuter Line yang akan beroperasi pada 1 Februari mendatang? Kita simak dalam penelusuran tim REDaksi yang dilakukan pada Minggu (29/1) kemarin.

Ketika tim REDaksi turun dari kereta lokal dan keluar melalui pintu keluar, telah berdiri mesin gate sebanyak 4 buah di pintu keluar. Tak hanya di pintu keluar stasiun, di pintu masuk stasiun pun juga telah berdiri 8 mesin gate untuk KRL Commuter Line. Semua mesin gate masih gress dan semuanya dalam kondisi hidup. Tampak pula 2 orang teknisi dari KCJ yang tengah menginstall sistem serta mengujicoba mesin gate tersebut.

Mesin gate yang berdiri di pintu keluar Stasiun Rangkasbitung

Di dalam peron juga telah siap peron tinggi sementara yang nantinya akan digunakan untuk penumpang naik dan turun dari KRL. Peron tinggi sementara ini ditempatkan di peron 2 dan 3 Stasiun Rangkasbitung. Ketinggian peron disamakan dengan tinggi lantai KRL. Tinggi peron ini sedikit menyulitkan bagi penumpang kereta api lokal yang hendak naik maupun turun kereta. Mereka terpaksa melompat ke peron ketika turun dan menunduk ketika masuk dikarenakan ketinggian peron dan lantai kereta lokal yang berbeda jauh.

Peron tinggi sementara yang berada di dalam Stasiun Rangkasbitung

Sejumlah signage fasilitas stasiun serta tujuan kereta pun juga sudah terpasang di beberapa lokasi di area stasiun. 

Signage tujuan stasiun yang sudah terpasang di dalam area loket


Signage fasilitas yang sudah terpasang

Sekarang kita beralih ke loket. 3 loket baru didirikan untuk memfasilitasi proses jual-beli tiket KRL di Stasiun Rangkasbitung. Ketiga loket KRL ini dibangun di bekas loket pemesanan tiket KA Kalimaya. Tiga mesin ticketing pun terlihat sudah siap untuk melayani penumpang.


Mesin ticketing yang berada di loket Stasiun Rangkasbitung

Hal yang sama juga terlihat di Stasiun Citeras. Di stasiun ini sudah ada 4 mesin gate yang berdiri di pintu masuk. Keempat mesin gate di Stasiun Citeras sudah dalam kondisi menyala namun tripod gate masih dalam kondisi terlipat guna memudahkan akses keluar bagi penumpang. Namun tim REDaksi belum sempat melihat loket Stasiun Citeras karena kereta tak berhenti lama di Citeras. Jika dikira-kira, persiapan di Stasiun Rangkasbitung dan Citeras sudah mendekati 98%.

Mesin gate Stasiun Citeras yang sudah menyala

Terlalu asik membicarakan dua stasiun di Lintas Kulon, kita sampai lupa dengan stasiun perhentian akhir KA Lokal Rangkas dan Patas Merak selama ini, ya Stasiun Angke. Angke juga dikabarkan akan digunakan kembali sebagai stasiun perhentian KRL Commuter Line setelah KA Lokal Rangkas digantikan KRL. Lantas bagaimana kah kondisi Stasiun Angke saat ini?

Di Stasiun Angke telah dipasang 4 buah mesin gate untuk penumpang KRL Commuter Line. Keempat mesin gate ini telah menyala namun masih belum bisa digunakan. Sedangkan untuk loketnya sendiri masih belum terlihat mesin ticketing untuk KRL.

Mesin gate yang dipasang di Stasiun Angke


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment