testimoni

testimoni

Inilah Desain Bentuk KRL MRT Jakarta yang Baru

Desain rangkaian MRT Jakarta yang baru
Jakarta.coconuts.co

[19/1/16]. Hari ini, PLT Gubernur DKI Jakarta Soni Soemarsono mengirim tim yang terdiri dari sejumlah unsur ke Jepang untuk merevisi desain rangkaian MRT Jakarta yang dikatakannya terlihat seperti seekor "jangkrik". Tentu sebagian dari kita merasa penasaran bagaimana desain baru kereta MRT Jakarta ini.

Pada dasarnya, desain kereta yang berubah hanyalah di bagian depannya saja. Pada bagian samping dan interior kereta nyaris tidak berubah. Hanya saja memang liverynya berbeda dari yang sebelumnya. Desain muka MRT Jakarta yang baru ini lebih bulat ketimbang yang sebelumnya. Selain itu lampu semboyan 21 yang sebelumnya ditempatkan di bagian bawah muka dipindah ke samping lampu semboyan 20 atau ke bagian atas kereta.

Livery keretanya pun juga berubah. Jika pada desain lama livery kereta berwarna hijau-hitam, pada desain baru ini warna kereta berwarna biru gelap-hitam.

Jika dilihat sepintas, desain rangkaian MRT yang baru ini terlihat seperti perpaduan antara JR seri E231, Tokyo Metro 10000 yang beroperasi di Jalur Fukutoshin, dan Seibu 40000 yang rencananya akan beroperasi di Jalur Seibu Ikebukuro, Seibu Shinjuku, dan Seibu Hajima pada 2019 mendatang. Bahkan beberapa pecinta kereta api menyebut desain baru ini terlihat seperti rangkaian Djoko Lelono 2.

Livery samping kereta juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya livery kereta berwarna hijau-hitam di sepanjang jendela, maka pada desain baru ini livery kereta berubah yakni berwarna hitam memanjang di jendela dan biru langit memanjang di bawah jendela. Sedangkan untuk interior kereta tidak ada perubahan sama sekali.


Skema perubahan desain rangkaian MRT Jakarta
Kompas Cetak

Perubahan desain ini pun juga berdampak pada penambahan waktu dan biaya pengerjaan rangkaian ini di Nippon Sharyo. Perubahan desain ini diperkirakan akan menambah waktu 1 tahun untuk pengerjaan kereta. Sedangkan untuk biayanya sendiri bertambah sekitar Rp 64 miliar karena harus mengubah desain muka dan livery secara keseluruhan.


RE Digest | Bayu Tri Sulistyo

About Bayu Tri Sulistyo

    Facebook Comment
    Google+ Comment

0 komentar:

Post a Comment